Berita Semarang
Aksi Maling Minimarket Semarang Naik Pohon Mangga Bobol Jendela, Uang Rp 66 Juta Raib
Minimarket di Jalan Syuhada, Tlogosari Kulon, Pedurungan, Kota Semarang dibobol maling, Sabtu (1/5/2021) sekira pukul 03.00.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: m nur huda
Penulis : Iwan Arifianto
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Minimarket di Jalan Syuhada, Tlogosari Kulon, Pedurungan, Kota Semarang dibobol maling, Sabtu (1/5/2021) sekira pukul 03.00.
Akibat aksi pencurian tersebut pihak minimarket mengalami kerugian hingga puluhan juta.
"Toko hanya dihuni satu karyawan perempuan," kata karyawan Toko yang enggan disebutkan namanya.
Dia menuturkan, karyawan tersebut sempat mendengar suara gaduh di gudang namun tak berani keluar.
Sebenarnya ada satu karyawan toko lagi yang tidur di tempat tersebut namun saat kejadian sedang tak ada di tempat.
"Dia kepala toko sini.
Saat kejadian sedang mengantar pacar ke Demak.
Pulang pagi saat mau toko buka namun sudah ada kejadian tersebut," bebernya.
Ketika dikonfirmasi lebih detail terkait kejadian tersebut, karyawan toko enggan menjawab.
Pekerja bangunan,Soni mengatakan, bekerja di minimarket tersebut untuk menutup jendela ventilasi yang dibobol maling.
"Ya disuruh mandor langsung ngerjakan jendela habis dibobol maling.
Jendela langsung kami tutup pakai batu bata," jelasnya.
Menurutnya, maling berhasil masuk ke dalam gudang toko dengan cara membobol ventilasi berukuran 80 sentimeter x 90 sentimeter yang berada di sisi utara toko.
Di sisi utara toko berupa kebun yang penuh tanaman pisang, Mangga dan lainnya.
"Malingnya enak tinggal memanjat pohon mangga setinggi kira-kira 7 meter yang persis berdekatan dengan tembok toko lalu masuk ke gudang toko," ungkapnya.
Lebih enak lagi, lanjut dia, maling saat masuk ke gudang tak perlu melompat lantaran sudah ada rak barang berisi kardus mie instan.
"Jadi langsung injak rak tinggal turun ke lantai," jelasnya.
Kapolsek Pedurungan Kompol Asfauri membenarkan telah ada kejadian pencurian tersebut.
Kasus itu masih ditangani oleh pihaknya.
Tribunjateng.com juga sudah berusaha konfirmasi ke Humas Alfamart Eko Mujianto namun belum ada tanggapan.
Informasi dihimpun, akibat kejadian tersebut toko alami kerugian uang brangkas Rp66 juta.
Tak hanya itu, satu unit handphone milik karyawan, tas karyawan berisi uang Rp200 ribu juga raib.(Iwn)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :