Breaking News:

Berita Semarang

Dukung Peningkatan SDM, Universitas Terbuka Semarang Jajaki Kerjasama dengan Pemkab Pati

Universitas Terbuka (UT) Semarang terus melakukan upaya edukasi publik dan sosialisasi program dalam rangka memperluas jangkauan dan layanan.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rival al manaf
istimewa
Rombongan UT Semarang melakukan audiensi dengan Bupati Pati, kemarin. 

Penulis: Zaenal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Terbuka (UT) Semarang terus melakukan upaya edukasi publik dan sosialisasi program dalam rangka memperluas jangkauan dan layanan kepada masyarakat luas di wilayah kerja Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) UT Semarang.

Di antaranya melakukan audiensi dengan Pemkab Pati yang diterima langsung oleh Bupati Pati, Haryanto, di ruang kerjanya, Kamis (29/4/2021) kemarin. Audiensi tersebut juga sebagai upaya penjajakan kerja sama dengan Pemkab Pati.

Direktur UT Semarang, Barokah Widuroyekti mengatakan, sesuai dengan misi UT yaitu menyediakan akses layanan pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat, upaya penjajakan kerja sama dengan Pemkab Pati dilakukan untuk meningkatkan kontribusi UT Semarang dalam mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Pati.

"Sampai saat ini, angka partisipasi mahasiswa (APM) UT Semarang di Kabupaten Pati cukup tinggi. Dari total mahasiswa aktif sekitar 12 ribu mahasiswa, terdapat 2.577 orang atau 21% mahasiswa berasal dari Kabupaten Pati," kata Barokah, dalam keterangannya, Jumat (30/4/2021).

Dikatakannya, UT Semarang menawarkan program-program yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam pembangunan daerah, khususnya untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas aparatur desa dalam menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.

"UT merespon adanya dinamika tuntutan kualitas dan kompetensi aparatur desa sesuai dengan tuntutan zaman yang terus berubah dan berkembang," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Barokah juga memaparkan berbagai program, meliputi program doktoral, program magister, program sarjana, hingga program pendidikan sertifikat, yaitu Program Pendidikan Berkelanjutan (PPB) yang ada di UT.

PPB merupakan program Pendidikan berjangka pendek yang bisa ditempuh dalam waktu kurang dari satu semester. Program PPB yang sesuai bagi aparatur desa antara lain program Administrasi Pemerintah Daerah (APD) dan Akuntansi Keuangan Daerah (AKD).

"Sertifikat PPB dapat dialih kreditkan ke program studi yang relevan apabila lulusan akan menempuh Pendidikan pada jenjang S-1 dengan memenuhi ketentuan alih kredit yang berlaku," paparnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved