Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Belum Ada Penyekatan di Tol dari Bali hingga Pekalongan, Imron: Aman Terkendali

Polres Pekalongan Kota bersama Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Kota Pekalongan siap mengamankan kebijakan larangan mudik dari pemeri

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m nur huda

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Polres Pekalongan Kota bersama Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Kota Pekalongan siap mengamankan kebijakan larangan mudik dari pemerintah.

Masyarakat yang nekat mudik, terancam akan diputar balik. Larangan mudik 2021 ini berlaku untuk aparatur sipil negara, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat.

Kasatlantas Polres Pekalongan Kota, AKP Nanik Purwaningsih mengatakan, kepolisian di Jawa Tengah akan memberlakukan Operasi Ketupat Candi mulai 6-17 Mei 2021 untuk mencegah terjadinya arus mudik Idul Fitri selama pandemi Covid-19.

Dalam operasi tersebut, selain menargetkan edukasi mengenai protokol kesehatan secara ketat seperti pemakaian masker sebagai upaya edukasi pencegahan Covid-19, juga diberikan imbauan kepada masyarakat agar mematuhi kebijakan pemerintah untuk tidak mudik lebaran.

"Sasaran dalam operasi ini adalah para pemudik dari luar daerah yang akan masuk ke wilayah Kota Pekalongan."

"Jika ada mereka yang nekat melakukan mudik, akan kami paksa untuk kembali putar balik dari arah semula," kata Kasatlantas Polres Pekalongan Kota AKP Nanik Purwaningsih, Senin (3/5/2021).

Menurutnya, walaupun arus mudik di Kota Pekalongan saat ini belum terlalu padat dan wilayah Kota Pekalongan juga tidak termasuk 14 titik posko penyekatan dari Polda Jateng.

Pihaknya bersama instansi terkait akan tetap melakukan penyekatan secara tentatif di beberapa titik pos yang disiapkan. Di antaranya Exit Tol Setono Pekalongan.

"Penyekatan ini sebagai upaya mendeteksi perantau yang nekat mudik lebih awal," ujarnya.

Dalam pelaksanaan penyekatan, anggota yang bertugas akan periksa satu persatu kendaraan berplat nomor luar daerah Kota Pekalongan.

"Selain memeriksa surat-surat, petugas juga akan mengecek kondisi kesehatan pengemudi serta penumpangnya."

"Apabila ada yang dinyatakan terkonfirmasi positif dari rapid antigen, langsung kami koordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan untuk merujuk ke rumah sakit terdekat dan menjalani isolasi," tambahnya.

Pantauan Tribunjateng.com, tim gabungan melakukan pengetatan di exit tol Setono.

Selama melakukan operasi pengetatan, terlihat sekitar 30 mobil dengan nomor plat luar Pekalongan diperiksa oleh petugas.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved