Berita Jateng
Dukung Industri Kreatif, Anggota DPRD Jateng Yudi Indras Kolaborasi dengan Hendra Kumbara Bikin Lagu
Musisi yang tengah naik daun dengan sejumlah lagu Jawanya, Hendra Kumbara berkolaborasi dengan anggota DPRD Jawa Tengah.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rival al manaf
Penulis: Mamdukh Adi Priyanto
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Musisi yang tengah naik daun dengan sejumlah lagu Jawanya, Hendra Kumbara berkolaborasi dengan anggota DPRD Jawa Tengah, Yudi Indras Wiendarto untuk mengangkat lagu-lagu Jawa.
Lagu-lagu ciptaan Hendra Kumbara yang ngetop di pasaran musik Indonesia, antara lain 'Dalan Liyane' dan 'Balungan Kere'.
Yudi mengatakan dengan kolaborasi tersebut, harapannya ingin memantik kreativitas anak-anak muda di tengah pandemi Covid-19 saat ini.
Serta, mendukung industri kreatif yang diharapkan tumbuh di tengah ekonomi yang tengah lesu ini.
"Saat ini dampak bonus demografis sudah mulai terasa. Banyak anak-anak muda di Jateng. Nah, harus ada kebijakan yang mendorong industri kreatif yang melibatkan anak-anak muda ini," kata Yudi, Sabtu (1/5/2021) malam.
Apalagi, saat ini Jateng telah memiliki Perda yang mengatur ekonomi kreatif (ekraf) sebagai andalan ekonomi Jateng ke depan.
Perda ini memberikan jaminan dan kepastian hukum pengembangan ekonomi kreatif di Jateng secara terencana terarah terpadu dan berkelanjutan.
Politikus Partai Gerindra ini menceritakan awal mula kolaborasi tersebut saat nongkrong ngobrol bareng bersama para musisi Semarang. Munculah ide untuk membuat lagu.
"Maka saat itu langsung membuat 'orek-orekan' lirik lagu dan jadi. Untuk lagu yang pertama ini tentang betapa rasa cintanya pada istri. Jika sudah jadi, segera disusul 2-3 lagu berikutnya," kata Wakil Ketua DPD Gerindra Jateng ini.
Sebagai legislator, kata Yudi, ia perlu terjun di semua kelompok masyarakat dan termasuk musik. Ia ingin mengetahui kondisi riil permusikan dan berupaya mengembangkannya bagi masyarakat Jateng.
Anggota Komisi E ini pun memiliki ide untuk membuat Desa Wisata Seni yang menampilkan semua seluk beluk permusikan. Mulai dari cara menciptakan lagu, rekaman, aransemen dan bagaimana cara menjualnya. Lokasinya, ia menyebutkan di Gunungpati.
"Di sana banyak SDM, karena juga ada Unnes. Mas Hendra Kumbara juga lulusan Unnes. Jadi Desa Wisata Seni itu mendorong industri kreatif dan hal-hal seperti itu mesti dapat support dari pemerintah," ujarnya.
Sebagai proyek yang pertama, keduanya sedang menyiapkan satu single dan siap diproduksi.
"Lirik sudah saya tulis. Sudah saya sampaikan guide nya ke Pak Yudi. Judulnya 'Ning Sandingku'. Jika sudah fix nanti siap produksi,'' kata Hendra.