Breaking News:

Berita Ungaran

Lahan Parkir di GOR Wujil Jadi Depo Pasir Dadakan, DPRD Minta Instansi Terkait Bersikap Tegas

DPRD Kab Semarang minta instansi terkait yang kelola lingkungan parkir komplek GOR Wujil bertindak tegas.

Istimewa
Sejumlah truk pengangkut pasir terlihat terparkir di areal parkir komplek GOR Wujil Pandanaran, Kabupaten Semarang, Selasa (4/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - DPRD Kabupaten Semarang meminta instansi terkait yang mengelola lingkungan parkir komplek GOR Wujil Pandanaran bertindak tegas menyusul adanya pihak tidak bertanggungjawab justru menjadikan lokasi tersebut sebagai lahan parkir

Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening mengatakan secara administrasi areal tersebut status tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang. 

"Jadi kami menyayangkan sikap instansi terkait yang tidak tegas dalam menyikapi keperuntukan lahan parkir kompleks Stadion Pandanaran Wujil. Karena, areal itu sudah cukup lama berubah fungsi menjadi tempat parkir truk dan depo pasir dadakan," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (4/5/2021)

Menurut Bondan, selain untuk mendukung kegiatan baik di GOR maupun Stadion Pandanaran lahan parkir tersebut harusnya bebas dari aktivitas apapun. Terlebih, pada lokasi itu tidak jarang terjadi bongkar muat pasir.

Ia menambahkan, imbas adanya aktivitas truk muatan pasir yang sengaja parkir membuat jalan utama menuju gerbang GOR maupun Stadion Pandanaran rusak parah. Tidak hanya berlubang dalam, tetapi jalan yang ada juga bergelombang.

“Yang lebih parah itu jalan jadi rusak. Kami sudah menembusi pengelola fasilitas olahraga itu, setahu saya itu di bawah naungan Disdikbudpora,” katanya

Politisi PDIP itu berharap, agar tidak berkepanjangan dan menyebabkan akses jalan bertambah rusak harus ada tindakan tegas dalam waktu yang cepat. Bahkan, lanjutnya tidak diperlukan rapat koordinasi, karena dipastikan tidak memiliki izin.

Terpisah, Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo menyatakan selalu pengelola kompleks GOR dan Stadion Pandanaran Wujil agar DPRD melakukan kroscek ke bagian yang membidangi aset daerah Pemkab Semarang.

"Prinsipnya kami sudah memberikan teguran. Kewenangan kami hanya GOR dan stadion saja, tetapi yang di depan itu semua orang mempermasalahkan. Itu mestinya kewenangan Disdikbudpora atau dinas yang lain? Kami sendiri tidak bisa mengantisipasi secara maksimal,” ujarnya. (*)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved