Breaking News:

Berita Regional

Megawati Disekap TNI Gadungan di Mobilnya, Dianiaya dan Dipaksa Transfer Rp 50 Juta

Dengan mengaku sebagai anggota TNI AU, pelaku memperdayai korbannya. Pelaku meminta korban mentransfer uang Rp 50 juta ke rekeningnya.

Editor: M Syofri Kurniawan
tribunjateng/grafis/bram kusuma
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, LAMPUNG TENGAH - Warga Kampung Gedung Sari, Kecamatan Anak Ratuaji, Lampung Tengah, Merhan (28), ditangkap polisi karena menyekap dan menyandera seorang wanita asal Jakarta.

Merhan mengakui semua perbuatannya.

Pria itu juga mengaku menggunakan akun palsu di Facebook dengan memakai nama Duha.

Baca juga: Inilah Sosok R Pria Naksir Nani Aprilliani Sarankan Sate Diberi Racun Sianida: Drama Cinta Segiempat

Baca juga: Benarkah Munarman Eks FPI Bebas? Ini Jawaban Kombes Pol Ahmad Ramadhan

Baca juga: Inter Milan Juara Serie A Liga Italia 2020-2021, Sekarang Saatnya Merayakan

Baca juga: 11 Pemudik Madura Kena Razia di Demak, Mobil Pikap Dimodifikasi Berkipas Angin

Untuk mengelabui korban, Merhan berpura-pura menjadi anggota TNI AU.

Merhan beralasan hanya iseng belaka.

Ia berubah pikiran setelah korban Megawati (51), warga Tanjung Priok, Jakarta Utara, terlihat tertarik padanya.

"Karena dia (korban) sepertinya suka. Saya kemudian mencoba minta uang. Dia kirim (transfer)," ujar Merhan, Minggu (2/5/2021).

Dengan alasan ibunya sedang sakit, lanjut Merhan, pelaku meminta korban datang ke Lampung.

"Saya janjian ketemuan (dengan korban) di Kotabumi. Karena dia gak tahu saya. Saya bilang saya keponakan Duha," jelasnya.

Sampai di areal perkebunan singkong Kecamatan Anak Ratuaji, pelaku kemudian memulai aksinya dengan mengancam untuk membunuh korban dengan menggunakan pisau.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved