Breaking News:

Larangan Mudik Jateng

Kendaraan Masuk Jateng Via Tol Berkurang 80 Persen, Sempat Naik Tajam Sebelum Masa Larangan Mudik

Pengelola jalan tol mencatat adanya penurunan drastis arus lalu lintas kendaraan yang masuk ke Provinsi Jawa Tengah melalui jalur bebas hambatan ini.

istimewa
Sejumlah personel kepolisian berjaga di pintu tol Pejagan Brebes. 

Penulis: Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Pengelola jalan tol mencatat adanya penurunan drastis arus lalu lintas kendaraan yang masuk ke Provinsi Jawa Tengah melalui jalur bebas hambatan ini.

Penurunan jumlah kendaraan mencapai 80 persen dari rata-rata lalu lintas harian di masa kenormalan baru. Kondisi ini dimulai pada masa larangan mudik yang berlangsung pada 6 Mei 2021.

Dalam kondisi normal, jumlah kendaraan yang melintas di ruas tol pertama memasuki Jateng yakni Pejagan-Pemalang, bisa mencapai 19-20 ribu unit kendaraan perhari.

Baca juga: Pemudik Ngeyel! Sudah Diminta Putar Balik Justru Diam-diam Terobos Batas Jalan Beton Tol Cikampek

Baca juga: Bupati Kudus  HM Hartopo Sidak Ramayana Kudus, Minta Manajemen Siagakan Satgas Covid -19

Baca juga: Tren Pembelian Emas Antam di Semarang Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H Menurun

"Mulai 6 Mei kemarin ada penurunan yang drastis hingga 80 persen," kata Kepala Cabang Pejagan Pemalang Toll Road (PPTR), Ian Dwinanto, kepada Tribun Jateng, Jumat (7/5/2021).

Saat ini yang banyak melintas di ruas tol yang jadi pintu gerbang masuk Jateng didominasi kendaraan angkutan barang yang memang moda transportasi yang masuk pengecualian larangan.

Namun, kata dia, lalu lintas akan tambah berkurang drastis pada 10 Mei mendatang. Dimana, ada pembatasan kendaraan armada truk.

Sementara, lalu lintas kendaraan sempat naik drastis pada beberapa hari sebelum masa larangan atau sebelum 6 Mei.

Berdasarkan data yang terekam di sistem tol Pejagan-Pemalang, selama lima hari yakni 1-5 Mei 2021 ada kenaikan signifikan kendaraan yang melintas. Yang paling banyak terjadi pada H-2 sebelum masa larangan mudik atau pada 4 Mei.

Pada 1 Mei ada kenaikan tipis yakni sekitar 23.679 kendaraan masuk ke Jateng via tol. Kemudian naik lagi pada 2 Mei sebanyak 25.311 unit kendaraan, 3 Mei 22.758 kendaraan.

Baca juga: Danrem 073/Makuratama Bagikan Masker Gratis di Alun-alun Simpang 7 Kudus

Baca juga: Evaluasi Distribusi KIS, BPJS Kesehatan Semarang Cek Langsung ke Peserta

Baca juga: Ketua BKPRMI Jateng Minta Pengurus Tiap Daerah Kawal Pelaksanaan Prokes Salat Idul Fitri

Naik cukup signifikan pada 4 Mei yakni sebanyak 27.942 unit kendaraan. Dan kembali turun pada H-1 masa pelarangan mudik atau pada 5 Mei yakni 25.309 unit kendaraan.

Banyaknya kendaraan yang melintas tersebut, diduga untuk menghindari penyekatan pada masa larangan mudik.

"Pada hari sebelum masa larangan mudik, yang paling banyak melintas yakni kendaraan pribadi atau kendaraan kecil dibandingkan truk atau angkutan barang, dengan perbandingan 85 persen dan 15 persen," jelasnya.

Biasanya, tren pergerakan kendaraan saat masa mudik yang melalui jalan tol bisa mencapai 80.000 perharinya.(mam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved