Breaking News:

Berita Karanganyar

30 Warga Karangpandan Karanganyar Keracunan Takjil Buka Puasa, Ini Isinya

Puluhan warga Dusun Puntuk Ringin Desa Gerdu Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar keracunan massal, Minggu (9/5/2021).

Penulis: Agus Iswadi
Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/AGUS ISWADI
Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto mengecek kondisi warga yang keracunan di Puskesmas Karangpandan, Minggu (9/5/2021) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Puluhan warga Dusun Puntuk Ringin Desa Gerdu Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar keracunan massal, Minggu (9/5/2021).

Diduga mereka keracunan usai menyantap takjil.

Dari pantauan di Puskesamas Karangpandan terlihat beberapa ambulance pembawa warga yang keracunan terparkir di halaman puskesmas.

Baca juga: Anak Berulah Naik VW Kuning Tabrak Polisi Klaten, Ayah AAD Ikut Terseret Dipanggil Kepolisian

Baca juga: Inilah Sosok Istri Kedua dan Ketiga Almarhum Ustaz Jefri Al Buchori Uje Saat Ditemui Umi Pipik

Baca juga: Warga 1 RT di Karangpandan Karanganyar Alami Keracunan Massal: Puskesmas Penuh

Baca juga: Inilah Sosok AAD Bocah 16 Tahun Sopir VW Kuning Tabrak Polisi di Pos Penyekatan Prambanan Klaten

Sedangkan di dalam puskesmas beberapa warga tampak terbaring di tempat tidur perawatan di IGD Puskesmas Karangpandan. Satu di antara warga yang terbaring ialah Fikri.

Orang tua Fikri, Gemini (47) menyampaikan, semula putranya mengeluh mual dan muntah pada tadi pagi.

Hingga akhirnya diperiksa ke bidan desa setempat.

Namun setelah kondisinya berangsur membaik, putranya itu kembali mengeluh mual dan muntah seusai isya.

"Awalnya itu merasa dingin tapi badan panas, mual dan muntah," katanya kepada Tribunjateng.com.

Saat ditanya, lanjutnya, putranya usai menyantap nasi bungkus lauk telur dan oseng kacang panjang.

Dia menuturkan, makanan itu disantap pada Sabtu (8/5/2021).

Akan tetapi gejalanya tidak enak badan dialami Fikri baru terasa tadi pagi.

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto tampak berada di puskesmas mengecek kondisi warga yang keracunan.

"Tadi ditelepon kepala desa minta bantuan ambulance," ucpanya.

Info sementara yang diterima Rober dari Kades setempat ada sekitar 30 warga yang terpaksa dilarikan ke rumah sakit serta puskesmas. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved