Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

OTT Bupati Nganjuk

KPK Sebut OTT Bupati Nganjuk Diduga Terkait Lelang Jabatan

OTT Bupati Nganjuk Novi Rahman oleh KPK diduga terkait korupsi lelang jabatan di lingkup Pemkab Nganjuk.

Editor: m nur huda
Surabaya.Tribunnews.com/Achmad Amru Muiz
Bupati Nganjuk H Novi Rahman Hidhayat dikabarkan terjaring OTT KPK. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat.

Adapun, OTT Bupati Nganjuk Novi Rahman diduga terkait korupsi lelang jabatan di lingkup Pemkab Nganjuk.

"Diduga TPK (tindak pidana korupsi) dalam lelang jabatan," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (10/5/2021).

Kendati demikian, Ghufron tidak memerinci terkait kapan kegiatan OTT KPK tersebut dilakukan.

Dia juga belum bersedia menjelaskan bukti yang diamankan KPK dari OTT kali ini.

Baca juga: 4 Kades Ikut Diciduk KPK Dalam OTT Bupati Nganjuk

Baca juga: Sosok Harun Al Rasyid Pimpinan OTT Bupati Nganjuk, Pernah Jadi Ketua WP KPK

Ia hanya menyebutkan bahwa saat ini KPK sedang melakukan pemeriksaan.

"Siapa saja dan berapa uang yang diamankan, kita sedang melakukan pemeriksaan," ucap Ghufron.

4 Kades Ikut Diamankan KPK

Informasi operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat (NRH) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Bareskrim Polri juga diterima oleh Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono

Hanya saja Tatit Heru Tjahjono, belum bisa memastikan kebenaran dugaan OTT KPK Bupati Nganjuk tersebut karena belum ada pemberitahuan resmi.

"Kami dapat informasi malam tadi, tapi belum tahu kepastian dari dugaan OTT tersebut," kata Tatit Heru Tjahjono, Senin (10/5/2021).

Mengenai OTT Bupati Nganjuk terkait kasus yang menjeratnya, dikatakan Tatit Heru Tjahjono, diduga terkait pengisian perangkat desa di wilayah Kecamatan Pace.

Namun pihaknya juga belum bisa memastikan di desa mana saja kasus diduga terjadi jual beli jabatan tersebut.

"Tetapi apakah kasus jual beli dalam pengisian perangkat desa yang menjerat Mas Bupati Nganjuk atau kasus lain kami juga menunggu kejelasanya," ucap Tatit Heru Tjahjono.

Tatit Heru Tjahjono menegaskan, pihaknya menunggu perkembangan yang terjadi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved