Breaking News:

Berita Pekalongan

H-1 Terminal Pekalongan Terpantau Sepi, Antisipasi Pemudik Tetap Dilakukan

Suasana di Terminal tipe A Pekalongan terpantau sepi pada Rabu (12/5/2021) atau jelang H-1 lebaran.

Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto saat mengunjungi terminal tipe A Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Suasana di Terminal tipe A Pekalongan terpantau sepi pada Rabu (12/5/2021) atau jelang H-1 lebaran.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto saat mengunjungi terminal tipe A Pekalongan.
Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto saat mengunjungi terminal tipe A Pekalongan. (Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo)

Hal ini sejalan dengan kebijakan larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pada 6 - 17 Mei 2021.

Koordinator Terminal Tipe A Pekalongan, Budianto mengatakan adanya larangan mudik periode 6-17 Mei membuat terminal tipe A Pekalongan sepi penumpang baik bus datang maupun berangkat dari terminal.

Kendati demikian, pihaknya tetap menyiagakan antisipasi lonjakan pemudik dengan memperhatikan protokol kesehatan ketat. 

"Setiap bus AKAP yang masuk ke terminal, akan kami identifikasi mulai dari kesiapan armada sudah terbarcode atau belum. Kemudian, dari sisi penumpang apakah memenuhi syarat perjalanan atau tidak yang disertai surat perjalanan dinas atau surat keterangan dari desa," kata Koordinator Terminal Tipe A Pekalongan, Budianto kepada Tribunjateng.com.

Pihaknya mengungkapkan, awal masuk terminal penumpang akan dilakukan cek suhu tubuh.

Jika melebihi 37.5 derajat maka dilakukan pemeriksaan Genose yang disediakan secara gratis. Selain itu, prokes dengan 5M wajib diterapkan ketika berada dilingkungan Terminal Pekalongan

"Untuk tes Genose bantuan dari Kementerian Perhubungan RI kami memfasilitasi maksimal 10 kantong udara setiap hari," ungkapnya.

Berdasarkan data hingga 11 Mei 2021, jumlah keseluruhan bus antar kota antar provinsi (AKAP) sebanyak 756 armada bus.

Penumpang datang 3.536 dan bus keluar sebanyak 2.743 penumpang.

Dibandingkan tahun 2020, data pemudik sampai dengan H-4 lebaran, jumlah bus datang tahun 2020 sebanyak 48 bus sedangkan tahun 2021 hanya enam bus.

Kemudian, jumlah penumpang tahun 2020 yakni 107 penumpang dan tahun 2021 hanya 15 penumpang.

"Jumlah bus berangkat ada 49 bus tahun 2020, dan 2021 hanya enam bus. Untuk penumpang 61 orang sedangkan tahun 2021 yakni 11 orang. "Kami akan siaga dan antisipasi hingga setelah lebaran atau periode 17-24 Mei," imbuhnya.(*)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved