Berita Regional
Seorang Mahasiswi Gunungkidul Bunuh Diri, Penyebabnya Terungkap dari Percakapan Terakhir WhatsApp
Korban diduga bunuh diri karena sakit hati setelah mendapat kabar bahwa mantan pacarnya akan menikah dengan orang lain.
TRIBUNJATENG.COM, YOGYAKARTA - Di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), seorang mahasiswi berinisial CSA (22) ditemukan tewas pada Rabu (12/5/2021) malam.
Dikatakan Kapolsek Wonosari AKBP Mugiman, korban tewas akibat bunuh diri menggunakan selendang di rumahnya.
Korban diduga bunuh diri karena sakit hati setelah mendapat kabar bahwa mantan pacarnya akan menikah dengan orang lain.
Baca juga: Puisi Selamat Idul Fitri Gus Mus
Baca juga: H-1 Terminal Pekalongan Terpantau Sepi, Antisipasi Pemudik Tetap Dilakukan
Baca juga: Agus Ancam Sebar Foto Syur PNS Cantik, Pelaku Minta Rp 300 Juta
Baca juga: Ucapan Idul Fitri Lebaran 2021 Dalam Bahasa Indonesia, Arab, Inggris dan Jawa Dibagikan WA IG FB
Hal tersebut diketahui setelah polisi memeriksa ponsel korban dan melihat percakapan terakhir korban di aplikasi WhatsApp.
"Tidak ada tanda-tanda penganiayaan.
Korban diduga gantung diri karena putus cinta, karena didapati pesan WA dari pacarnya akan menikah," kata Mugiman saat dikonfirmasi, Rabu.
Kejadian ini pertama kali diketahui oleh ibu CSA, yakni M (55).
Awalnya, M berpamitan untuk salat magrib di masjid, sementara CSA sendirian di rumah.
Seusai buka puasa, M pulang dan mendapati rumahnya dalam keadaan gelap, serta semua pintu terkunci.
Saat dipanggil dari luar rumah, CSA tidak membalasnya.
M kemudian meminta bantuan tetangga untuk mencongkel jendela.
Saat M dan beberapa tetangga masuk, mereka melihat CSA sudah dalam kondisi tewas.
Polisi kemudian datang ke lokasi dan memeriksa korban.
Mugiman mengatakan, korban akan langsung dimakamkan di Kapanewon Girisubo. (*)
Kontak bantuan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-mayat-pembunuhan.jpg)