Breaking News:

Penanganan Corona

Polisi Lepaskan Tembakan Peringatan Bubarkan Acara Halalbihalal & Organ Tunggal, 23 Orang Ditangkap

Di Tanggamus, acara halalbihalal dengan hiburan organ tunggal berujung pembubaran paksa.

Kompas.com/Istimewa
Upaya pembubaran paksa acara organ tunggal di Tanggamus. (Dok. Humas Polda Lampung) 

TRIBUNJATENG.COM, LAMPUNG - Di Tanggamus, acara halalbihalal dengan hiburan organ tunggal berujung pembubaran paksa.

Polisi menangkap 23 orang terkait acara yang menimbulkan kerumunan itu.

Upaya persuasif untuk menghentikan acara itu sebelumnya sudah dilakukan, tetapi tidak dihiraukan oleh panitia pelaksana dan warga setempat.

Baca juga: Ini Detik-detik 16 Orang Selamatkan Diri Kala Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo

Baca juga: Komentar Polos Keponakan Raffi Ahmad saat Tahu Nominal Uang THR dari Nagita Slavina

Baca juga: Uang Belanja Membawa Petaka, Jadi Penyebab Suami Bakar Istri Lalu Bakar Diri

Baca juga: Kepolisian Ambil Keterangan Pengelola Waduk Kedungombo dan Pemilik Perahu

Menurut polisi, acara itu dibubarkan paksa karena melanggar protokol kesehatan dan berpotensi menjadi media penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Ada 23 orang yang kita amankan.

Kita juga amankan alat organ tunggal, saat ini sudah di Mapolres Tanggamus," kata Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya saat dihubungi, Sabtu (15/5/2021).

Menurut Oni, acara yang digelar oleh pemuda Pekon (desa) Karang Agung, Kecamatan Semaka itu diperkirakan dihadiri 800 orang.

Sebelumnya, upaya persuasif untuk menghentikan acara tidak dihiraukan oleh panitia pelaksana dan warga setempat yang hadir.

Saat itu ada sebanyak 70 petugas yang berada di lokasi untuk melakukan pembubaran paksa.

Meski akhirnya berjalan lancar, upaya pembubaran sempat diwarnai penolakan.

Halaman
123
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved