Breaking News:

Berita Regional

Ada Apa, Banyak Orang Memilih Melaksanakan Pernikahan di Bulan Syawal

Pilihan menikah di bulan Syawal, hal itu merupakan bentuk dari menjalankan sunnah dari Rasulullah. Beliau menikah dengan Aisyah pada Bulan Syawal

Istimewa
Lelaki kembar menikah dengan perempaun kembar di Dusun Lebak Gede, RT 03/11, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (27/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG  - Tiba bulan Syawal, seringkali kita mendapat undangan pernikahan dari teman, saudara, atau tetangga. Kenapa banyak yang memilih bulan Syawal sebagai waktu pernikahan mereka? 

Menikah dalam agama Islam merupakan suatu bagian dari penyempurnaan agama dan iman.

Menurut istilah, menikah merupakan suatu ikatan lahir dan batin antara seorang laki-laki dengan perempuan yang bukan muhrim sebagai suami istri dengan tujuan membina suatu rumah tangga yang bahagia berdasar tuntunan Tuhan.

Dalam realita di masyarakat, banyak orang memilih melaksanakan pernikahan di bulan Syawal, bulan setelah Ramadhan dalam kalender Islam.

Lantas bagaimana hal itu dilihat dari perspektif Islam?

Pejabat Penyuluh Agama Islam Kemenag Surakarta, Mufti Addin menerangkan, sebenarnya tidak ada ketentuan khusus mengenai menikah di bulan tertentu.

Karena pada dasarnya semua hari dan bulan adalah baik disisi Allah.

"Tidak ada ketentuan harus kapan untuk menikah karena semua bulan semua hari adalah baik disisi Allah," kata dia saat berbincang di program Tribunnews On Cam.

Terkait dengan pilihan menikah di bulan Syawal, hal itu merupakan bentuk dari menjalankan sunnah dari Rasulullah.

Sebab dahulu Rasulullah saat menikahi Sayyidah Aisyah juga pada Bulan Syawal.

Halaman
12
Penulis: -
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved