Berita Artis
Dian Sastro Nikahi Indra Sutowo, Kakek Mertuanya Salah Satu Pendiri Aqua
Suami Dian Sastro, Indra Sutowo, fotonya sempat terpampang di sampul halaman Forbes edisi Quarter IV 2018 lalu. Ternyata bukanlah orang sembarangan,
Penulis: Puspita Dewi | Editor: abduh imanulhaq
Dian Sastro Nikahi Indra Sutowo, Kakek Mertuanya Salah Satu Pendiri Aqua
TRIBUNJATENG.COM- Sebelas tahun sudah artis cantik Dian Sastro menyandang status sebagai istri pengusaha kaya Maulana Indraguna Sutowo
Dian Sastrowardoyo adalah anak dari pasangan Ariawan Rusdianto Sastrowardoyo dan Dewi Parwati Setyorini. Hobinya adalah membaca, nonton, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan seni.
Dian menikah dengan Indra Sutowo di usianya yang ke-28 tahun.
Suami Dian Sastro, Indra Sutowo, fotonya sempat terpampang di sampul halaman Forbes edisi Quarter IV 2018 lalu.
Baca juga: Siapa Sangka Dian Sastro Pernah Ingin Bunuh Diri saat Kecil, Ini Kisahnya Bangkit dan Sukses
Baca juga: Curhat ke Luna Maya, Dian Sastro Paling Takut Dibilang Sombong
Baca juga: Selain Presdir Sun Motor, Hartono Hosea Calon Mertua Boy William juga Pemilik Ibis dan Novotel
Baca juga: Dibesarkan Keluarga Ningrat, Paman Desiree Tarigan Orang Terkaya di Karo Sejak Jaman Dulu
Ternyata bukanlah orang sembarangan, Ia adalah cucu mantan petinggi militer yang pernah menjabat sebagai Menteri Minyak dan Gas Bumi Indonesia pada 1966, Ibnu Sutowo.
Dilansir dari grid.id, kakek mertua Dian Sastro, Ibnu Sutowo tercatat sebagai tokoh militer Indonesia yang pernah mengembangkan Permina (Perusahaan Minyak Nasional).
Permina adalah cikal bakal perusahaan milik negara dalam bidang perminyakan menjadi cikal bakal Pertamina.
Tak hanya sebagai tokoh Permina saja, namun Ibnu Sutowo juga pernah menjabat sebagai Menteri Minyak dan Gas Bumi Indonesia.
Ibnu adalah lulusan sekolah kedokteran di Surabaya, pada tahun 1940 ia pernah bekerja sebagai dokter di Palembang dan Martapura.
Selepas Indonesia merdeka, ia sempat bertugas sebagai Kepala Jawatan Kesehatan Tentara se-Sumatra Selatan (1946-1947).
Pada tahun 1955, Ibnu Sutowo diangkat sebagai Panglima Tentara Teritorial II Sriwijaya.
Dua tahun menjabat Panglima TT-II Sriwijaya, pada 1957 atas penunjukan A.H Nasution (saat itu KSAD) untuk mengelola PT Tambang Minyak Sumatra Utara (PT Permina).
Kemudian tahun 1968, Permina dan perusahaan minyak milik negara lainnya dilebur enjadi satu dan berubah nama menjadi Pertamina.
Setelah tidak menjadi direktur utama Pertamina, Ibnu Suwoto masuk ke PT Golden Mississippi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dian-sastro-dan-maulana-indraguna-sutowo.jpg)