Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sragen

Balita Diculik Pengemis Diajak Jalan 2 Jam Keliling Sragen, Ditemukan Dekat Alun-alun

Balita usia dua tahun, MY, di Sragen Kulon, Sragen, sempat hilang selama 2 jam karena diduga diculik seorang wanita pengemis, Jumat (14/5/2021).

Tayang:
Editor: m nur huda
ISTIMEWA
Bocah MY (kiri) sempat hilang dan dibawa kabur oleh pengemis. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Balita usia dua tahun, MY, di Sragen Kulon, Sragen, sempat hilang selama 2 jam karena diduga diculik seorang wanita pengemis, Jumat (14/5/2021).

Orangtua MY, Fajar menjelaskan, anaknya itu awalnya sedang berada di rumah neneknya.

"Itu sekitar pukul 10.30 WIB, nonton tv sama sepupu di rumah nenek.

Tapi karena lengah, anak saya keluar rumah lewat pintu belakang," ungkapnya saat di konfirmasi TribunSolo.com, pada Jumat (14/5/2021).

Baca juga: Kisah Horor Relawan Pemakaman Covid di Sragen Kaget Lihat Bambu Pembawa Jenazah Gerak-gerak Sendiri

Baca juga: T Pengemis Kaya Raya Ungkap Lokasi Lahan Basah Meminta-minta, Sehari Bisa Dapat Rp 600 Ribu

Setelah kejadian itu, Fajar mendapat kabar dari sepupunya, bila MY hilang.

"Sekitar 10 menit, sepupu saya ke rumah tanya, MY sudah pulang belum? Saya kaget karena anak saya belum pulang dan langsung kita nyari anak saya," jelasnya.

Pencarian MY, pihak keluarga mengumumkan melalui media sosial sampai pengeras suara masjid.

"Kita share ke Facebook dan Whatsapp, hingga pakai pengeras suara masjid deket rumah," ungkapnya.

Ia menambahkan dari pengumuman pengeras suaralah, tetangga berdatangan ke rumah.

"Habis saya umumin pakai TOA masjid, tetangga ngumpul, barulah ada informasi ada pengemis beberapa waktu lalu lewat," ujarnya.

"Bilang ke saya, tetangga bilang ada pengemis enggak bawa orang, tapi tetangga lainya bilang bawa anak dengan ciri-ciri yang kita share," lanjutnya.

Diketahui, ternyata Fajar berasal dari Solo, yang datang ke rumah isterinya di Sragen.

Sehingga banyak dari tetangga kurang mengetahui MY saat dibawa pengemis tersebut.

"Kebetulan ada kerabat yang jualan di Pasar Bunder Sragen, hafal dan kenal sama pengemis-pengemis di Sragen, jadinya langsung melacak anak saya," jelasnya.

Proses pelacakan itu, MY diketahui dibawa pengemis mengelilingi Kota Sragen.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved