Breaking News:

Berita Banyumas

Penumpang di Terminal Bulupitu Purwokerto Melonjak Pasca Aturan Larangan Mudik Berakhir

Lonjakan penumpang mulai terjadi sejak 18 Mei 2021 kemarin, yang kurang lebih ada 140 kendaraan AKAP mulai beroperasi

TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Situasi ruang tunggu penumpang di Terminal Bulupitu, Purwokerto, Rabu (19/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Sejak aturan larangan mudik resmi berakhir pada 17 Mei 2021, lonjakan penumpang langsung terjadi di terminal Bulupitu, Purwokerto. 

Lonjakan penumpang mulai terjadi sejak 18 Mei 2021 kemarin, yang kurang lebih ada 140 kendaraan AKAP mulai beroperasi. 

"Keberangkatan 18 Mei AKAP 140 kendaraan atau sekitar 60 persen dari normal. 

Total penumpangnya mencapai 1.630 orang," ujar Kepala Terminal Bulupitu, Purwokerto, Bayu Setiawan kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (19/5/2021). 

Bayu mengatakan jika pemberlakuan pelarangan mudik sangat efektif menekan para pemudik yang masuk ke Banyumas. 

"Tanggal 13 Mei 2021 kemarin cuma 13 orang penumpang, sangat sedikit yang datang," ujarnya. 

Jika dibandingkan dengan kondisi normal bus AKAP yang beroperasi bisa mencapai 250 kendaraan.

Penumpang Terminal Bus Bulupitu pada hari biasa bisa mencapai 1.500 sampai 2.000 orang per hari. 

"Pemberangkatan kemarin rata-rata adalah PO Sinar Jaya tujuan Jakarta tapi yang ke Jawa Timur juga," terangnya. 

Meskipun aturan larangan mudik sudah berakhir, terminal Bulupitu tetap membuka fasilitas layanannya GeNose. 

Namun memang tidak ada aturan setiap penumpang wajib mempunyai surat keterangan negatif Covid-19. 

"Terkait aturan tetap tidak ada perubahan artinya untuk masa paska lebaran, diharapkan hanya random sampling saja. Kita ada pelayanan GeNose, kalau ada lonjakan penumpang akan kita tambah kuotanya," jelasnya. 

Bayu menerangkan jika GeNose yang disiapkan pada aturan larangan mudik di Terminal Bulupitu kemarin ada sekitar 50.

Akan tetapi karena sepinya penumpang yang terpakai hanya 17 saja. 

"Yang ada lonjakan tanggal 18 Mei 2021 kemarin. Sementara surat syarat wajib negatif Covid-19 adalah kebijakan di pemerintah daerah bukan di Terminal Bulupitu," ungkapnya. 

Bayu menerangkan jika paling tidak dalam satu bus ada penumpang yang punya surat rapid tes atau GeNose. 

"Kemarin tidak ada penumpang sama sekali. Sekarang kondisinya sudah biasa saja lagi sejak 18 Mei 2021," katanya. 

Bayu mengimbau untuk seluruh pengguna transportasi prinsipnya agar tetap patuh Prokes dan pihak terminal siap melayani GeNose. (Tribunbanyumas/jti) 

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved