Breaking News:

3 Perantau Asal Pekalongan Positif Corona, Tunda Balik ke Jakarta

Tiga pemudik asal Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah harus menunda terlebih dahulu untuk berangkat ke Jakarta.

Istimewa
Babinsa dan Babinkamtibmas Kecamatan Kandangserang saat melakukan pendampingan PPKM berbasis mikro di Puskesmas Kandangserang. 

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Tiga pemudik asal Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah harus menunda terlebih dahulu untuk berangkat ke Jakarta.

Lantaran, hasil tes rapid antigen ketiga orang tersebut positif.

"Ketiga orang yang hasilnya positif Covid-19 berasal dari Desa Tajur, Desa Bodas, dan Desa Loragung," kata Danramil Kandangserang Lettu Inf Jumarno, Kamis (20/5/2021).

Ketiga orang yang bersangkutan tidak diizinkan berangkat untuk pergi ke perantauan dan langsung harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah.

"Ada 62 orang yang melakukan tes rapid antigen di Puskesmas Kandangserang dan hasilnya 3 orang positif," imbuhnya.

Lettu Inf Jumarno menuturkan, dalam rangka melaksanakan PPKM berbasis mikro guna mencegah penyebaran Covid-19, pihaknya sudah memerintahkan babinsa untuk melakukan pendampingan tes rapid antigen terhadap pemudik yang akan kembali bekerja ke daerah perantauan.

"Kita bersama satgas melaksanakan PPKM berbasis mikro, salah satunya dengan melakukan pendampingan kegiatan tes rapid antigen terhadap warga yang akan kembali bekerja ke daerah perantauannya masing-masing. Sehingga, diharapkan penyebaran Covid-19 dapat dicegah sedini mungkin," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setyawan Dwiantoro membenarkan adanya tiga pemudik asal Kecamatan Kandangserang yang hasil rapid antigenya positif.

"Betul mas, ada tiga pemudik yang akan balik ke Jakarta hasil rapid antigenya positif," kata Wawan panggilan akrabnya Kadinkes Kabupaten Pekalongan saat dihubungi Tribunjateng.com, malam.

Ketiga orang tersebut, diminta untuk menunda terlebih dahulu untuk balik ke Jakarta.

"Mereka tidak boleh berpergian dahulu, sebelum hasilnya negatif dan diminta untuk isolasi mandiri selama 14 hari," imbuhnya.

Adanya hasil tersebut, Wawan mengungkapkan saat ini tim satgas Covid-19 Kecamatan Kandangserang melakukan tracking dari ketiga orang tersebut.

Pihaknya tidak bosan-bosannya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, selalu memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, dan menjaga jarak.

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved