Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Perbandingan Elektabilitas Ganjar & Puan Maharani dari 3 Lembaga Survei hingga Akar Rumput

Tidak diundangnya Ganjar Pranowo dalam acara pemberian arahan oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani di Panti Marhein DPD PDIP Jateng

Editor: m nur huda
tribunjateng/m nur huda
Puan Maharani usai membuka acara Legislator Summit yang digelar DPD PDIP Jateng di Hotel Patrajasa Semarang, Jumat (2/2/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tidak diundangnya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam acara pemberian arahan oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani di Panti Marhein DPD PDIP Jateng, Kota Semarang, membuat suhu politik internal partai memanas.

Acara yang dipimpin dan diprakarsai Puan Maharani itu mengundang seluruh kepala daerah dari PDIP se Jateng, anggota DPRD se Jateng serta sayap partai kecuali Gubernur Jateng.

Nama Ganjar Pranowo tak muncul dalam daftar tamu undangan dan sengaja tak diundang.

Baca juga: Rudy: Ganjar Pranowo Sampai Detik Ini Masih Kader PDIP, Sebaiknya Diselesaikan Internal

Baca juga: Jokowi Dahulu Ditolak Petinggi PDIP, Kini Ganjar Tak Diundang di Acara Puan

Baca juga: Tanggapi Bambang Pacul PDIP, Ganjar: Saya Bermedsos Sejak di DPR Kok

Baca juga: Respons Ganjar Soal Tak Diundang Acara Puan & PDIP Jateng hingga Makan Mi Tanpa Saus

surat undangan  dimana ada frasa perkecualiaan untuk gubernur
surat undangan dimana ada frasa perkecualiaan untuk gubernur (ISTIMEWA)

Kedua kader PDI-P yang bersinar itu kini bersitegang karena Ganjar dinilai berambisi maju di Pilpres 2024.

Sedangkan Puan yang merupakan putri Megawati Soekarnoputri memiliki kans besar untuk memperoleh tiket pencapresan.

Karenanya, moncernya elektabilitas Ganjar di publik merupakan hambatan bagi Puan bila ingin melenggang mulus sebagai calon presiden atau wakil presiden yang diusung PDI-P.

Ganjar dan Puan pun kerap masuk dalam survei calon presiden potensial di Pilpres 2024 yang dirilis oleh sejumlah lembaga survei.

Survei LSI

Menurut hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dirilis pada 22 Februari, elektabilitas Ganjar sebesar 10,6 persen. Sementara Puan Maharani hanya 0,8 persen.

Survei ini dilakukan terhadap 1.200 orang responden dengan metode wawancara lapangan pada 25 hingga 31 Januari 2021.

Sementara margin of error atas seurvei ini sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei Indikator Politik Indonesia

Dalam rilis survei Indikator Politik Indonesia pada 21 Maret, nama Ganjar bertengger di posisi tiga besar.

Dalam survei tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menempati urutan pertama dengan elektabilitas sebesar 15,2 persen dan disusul oleh Ganjar di posisi kedua dengan elektabilitas 13,7 persen.

Adapun posisi ketiga ditempati Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan elektabilitas sebesar 10,2 persen.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved