Breaking News:

Berita Banyumas

Bocah 12 Tahun di Banyumas Meninggal Diduga Akibat Kecanduan Bermain Game Online, Ini Kata Pihak RS

Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Banyumas, dr Rudi Kristiyanto, membenarkan jika pihak rumah sakit sempat merawat anak tersebut

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Shutterstock
Kecanduan game. 

"Dari hasil pemeriksaan, didiagnosis mengalami gangguan mental organik (GMO) dan encephalitis," ucap dr Rudi. 

Hal itu berdasarkan rapat bersama antara dokter spesialis jiwa dengan dokter spesialis anak.

Pasien itu diprogram jalani CT Scan, karena ada gangguan mental organik dan encephalitis. 

Namun, pihak keluarga pasien tidak bersedia menjalani CT scan dan minta dibawa pulang.

Ilustrasi tewas.(Shutterstock)
Ilustrasi tewas.(Shutterstock) ()

"Meninggalnya di rumah, karena pihak keluarga menolak tindakan untuk penegakan diagnosis," katanya. 

Rudi menjelaskan, terlepas dari apa yang terjadi pada pasien anak tersebut. 

Gangguan yang muncul akibat aktivitas berlebih dengan game di gadget memang ada dalam dunia medis.

Gangguan game didefinisikan dalam revisi ke-11 dari Klasifikasi Penyakit Internasional (ICD-11), yakni sebagai pola perilaku bermain game yang ditandai dengan gangguan kontrol atas game.

Gangguan tersebut menimbulkan konsekuensi negatif pada pola perilaku. 

Kemudian kerusakan signifikan dalam bidang fungsi pribadi, keluarga, sosial, pendidikan, pekerjaan atau penting lainnya dan biasanya akan terbukti setidaknya selama 12 bulan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved