Breaking News:

Berita Salatiga

Direlokasi, Pedagang Pasar Sapi Keluhkan Sepinya Pembeli di Pasar Andong

Pedagang yang semula berjualan di Pasar Rejosari atau Pasar Sapi mengeluhkan sepinya pembeli

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Seorang penjual ikan sedang menjajakan barang dagangan di tempat relokasi atau Pasar Andong, Minggu (30/5/2021). 

Penulis: M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Pedagang yang semula berjualan di Pasar Rejosari atau Pasar Sapi mengeluhkan sepinya pembeli.

Sejak minggu lalu, para pedagang secara resmi telah direlokasi ke Pasar Andong di Jalan Osa Maliki.

Para pedagang direlokasi lantaran Pasar Sapi mulai dilakukan revitalisasi sejak mengalami kebakaran pada tahun 2008 silam.

Seorang pedagang rempah-rempah, Wagirah (52), mengatakan, untuk lokasi berjualan di Pasar Andong dinilai sangat bagus dan memadai, tetapi minat pembeli sangat sepi.

"Di sini (Pasar Andong) terang tidak gelap dan kiosnya juga lebih luas, tetapi pembelinya masih sepi mungkin kurang sosialisasi adanya pemindahan pedagang,” terangnya kepada Tribunjateng.com, Minggu (30/5/2021)

Wagirah mengungkapkan, lantaran sepinya pembeli itu terpaksa sejumlah pedagang hanya berjualan setengah hari atau sekira pukul 11.00 mulai menutup lapak.

Baca juga: Bank Jateng dan Borobudur Marathon Gagas Pawone Sinau Bareng 25 Pelaku UMKM

Baca juga: Sayembara Rachel Vennya Hadiah Rp 15 Juta, Cari Pelaku yang DM Hinaan di IG

Baca juga: Ngeyel Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Tiga Acara Hajatan di Kudus Dibubarkan Tim Satgas Covid-19

Baca juga: Agar Pasien Pasien Covid-19 Tertangani, Bupati Kudus HM Hartopo Siapkan Dua Rumah Sakit Cadangan

Ia menambahkan, sebelumnya ketika masih berjualan di Pasar Sapi rata-rata pedagang menjajakan barang dagangan sampai sekira pukul 17.00 WIB.

"Kami para pedagang menduga jauhnya lokasi pasar relokasi dari tempat berjualan sebelumya membutuhkan adaptasi bagi pembeli. Maka ini mau tidak mau harus membuka pelanggan baru lagi dari warga sekitar sini, seperti warga Klaseman dan sekitarnya,” katanya

Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Kusumo Aji menyatakan, relokasi sementara terhadap sekitar 120 pedagang di Pasar Andong akan berlangsung selama kurang lebih delapan bulan.

Terkait sepinya pembeli yang dikeluhkan para pedagang, dinas akan membantu memberikan sosialisasi agar masyarakat dapat kembali membeli barang dagangan penjual.

"Para pedagang yang direlokasi itu rata-rata berjualan sembako, ikan, dan sayuran. Kita pilih Pasar Andong juga menurut kami sangat representatif, karena pinggir jalan raya dan bangunannya juga baru,” ujarnya.

Baca juga: Membeludak, Jumlah Pasien Covid-19 Rujukan asal Kudus ke RS Semarang Terus Bertambah

Baca juga: Ditodong Crazy Rich Malang, Boy William Akui Pernah Dekat dengan Sarwendah

Baca juga: Mobil Plat H Terbakar di Depan Pasar Gabugan Sragen, Muncul Percikan Api dari Kap

Baca juga: Mikhayla Anak Nia Ramadhani Sekali Request Makanan Setara Gaji Susternya

Dikatakannya, proses pembangunan Pasar Rejosari sudah mulai dilakukan pada awal bulan Mei lalu dengan dana APBD sekitar Rp 21 miliar. Pembangunannya diperkirakan selesai dalam waktu delapan bulan atau akhir tahun 2021. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved