Berita Semarang
Ruang Hakim dan Panitera Pidana Ambrol, Koalisi LSM: Isyarat Sistem Peradilan PN Semarang Rusak
Kantor Pengadilan Negeri (PN) Semarang mengalami kerusakan akibat hujan lebat dan angin kencang yang terjadi Sabtu (28/5/2021) sore.
Penulis: m zaenal arifin | Editor: rival al manaf
Penulis: Zaenal Arifin
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kantor Pengadilan Negeri (PN) Semarang mengalami kerusakan akibat hujan lebat dan angin kencang yang terjadi Sabtu (28/5/2021) sore.
Dari informasi yang dihimpun, eternit ruang kerja panitera pidana di lantai 2 PN Semarang ambrol hingga merusak berbagai berkas di ruangan.
Tak hanya itu, papan nama yang berada di depan PN Semarang juga ambruk.
"Adanya hujan deras disertai angin kencang sehingga genting tersingkap dan air hujan terus masuk hingga plafon tidak kuat menahan air hujan yang terus menerus jadi ambrol," kata Humas PN Semarang, Eko Budi Supriyanto, Minggu (30/5/2021).
Baca juga: Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Kota Semarang Minggu 30 Mei 2021 Buka di Tiga Lokasi
Baca juga: Video Hujan Es Guyur Semarang Sebesar Kerikil dan Berbentuk Kristal
Baca juga: Rumah Sakit di Semarang Masih Cukup Menampung Pasien Covid-19 dari Kudus
Plafon atau eternit yang ambrol terjadi di sebagian ruang hakim dan ruang panitera pidana.
Di ruang panitera pidana, air hujan dan eternit yang ambrol mengenai berbagai berkas perkara.
"Yang ada berkasnya itu ruang pidana tapi segera diatasi oleh petugas piket. InsyaAllah berkas aman," ucapnya.
Sementara itu, Koordinator Koalisi LSM Jateng, Dwi Sofiyanto mengatakan, eternit gedung yang ambrol diketahui belum terlalu lama dibangun.
Ia menduga, hal itu terjadi karena diduga adanya ketidaksesuaian spesifikasi dalam pembangunannya.
"Kalau sesuai spek, pasti eternit atau bagian gedung lainnya akan tahan terkena angin kencang dan hujan lebat. Kalau sampai ambrol, ini ada apa dengan anggaran pembangunannya?" ucap Dwi.
Dari sepengetahuannya, kerusakan akibat angin kencang dan hujan lebat hanya terjadi di PN Semarang. Sementara, bangunan Kantor Imigrasi Kelas IA Semarang yang berada di sebelah PN Semarang dan notabene berusia lebih tua, dalam kondisi baik-baik saja.
"Rusaknya gedung dan sarpras lainnya ini menjadi isyarat bahwa sistem peradilan di PN Semarang sudah rusak karena adanya mafia peradilan. Sehingga banyak hakim yang seharusnya kepanjangan tangan Tuhan namun justru bermain untuk mendapat keuntungan," tuturnya.
Ia mengungkapkan, banyak laporan terkait bobroknya pelayanan publik di PN Semarang. Termasuk juga laporan hakim yang sarat kepentingan dalam memutus perkara yang ditangani.
Ia mencontohkan, pernah menanyakan terkait putusan perkara yang dianggap janggal. Hal itu karena dalam satu perkara, muncul beberapa putusan yang berbeda.
Baca juga: Chord Kunci Gitar Aku Merindu Ku Yakin Kau Tahu OST Ikatan Cinta
Baca juga: BREAKING NEWS : Hujan Es Guyur Kota Semarang, Sebesar Kerikil dan Berbentuk Kristal
Baca juga: BREAKING NEWS : Hujan Es Guyur Kota Semarang, Sebesar Kerikil dan Berbentuk Kristal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/papan-di-kantor-pn-semarang-ambruk.jpg)