Berita Tegal
Capaian Vaksinasi Lansia di Kota Tegal Baru 27,45 Persen
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari mengatakan, capaian vaksinasi Covid-19.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari mengatakan, capaian vaksinasi Covid-19 terhadap masyarakat lanjut usia (Lansia) di Kota Tegal masih terkategorikan rendah.
Masih banyak masyarakat lansia yang belum paham tentang pentingnya vaksinasi Covid-19.
Prima mengatakan, jumlah keseluruhan lansia di Kota Tegal ada 18.592 orang.
Baca juga: Vaksinasi Lansia di Kota Tegal Mulai Terapkan Sistem Jemput Bola
Baca juga: Mobil Pikap Angkut Orang Alami Kecelakaan Masuk Jurang di Tegal, 2 Orang Meninggal Dunia
Baca juga: Video Wali Kota Tegal Antar Rantang Makanan ke Rumah Lansia
Baca juga: Bupati Tegal Umi Azizah Positif Covid-19, Gejala Ringan
Mereka yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama sejumlah 5.103 orang, capaiannya 27,45 persen.
Kemudian yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis kedua sejumlah 4.633 orang, capaiannya 24,92 persen.
"Tidak bagus tetapi lumayan (red, capaian vaksinasi lansia). Karena masih banyak masyarakat yang belum paham," katanya kepada tribunjateng.com, Senin (31/5/2021).
Dalam kesempatan itu, Prima menjelaskan alasan mengapa lansia masuk dalam kategori masyarakat prioritas penerima vaksin Covid-19.
Ia mengatakan, memang yang paling banyak terpapar Covid-19 adalah masyarakat di usia produktif.
Sementara kerentanan lansia terpapar Covid-19 berada di urutan keempat.
Akan tetapi angka kematian yang paling banyak karena Covid-19 itu masyarakat dengan usia di atas 60 tahun atau lansia.
Itu sebabnya lansia menjadi prioritas dalam pemberian vaksinasi Covid-19.
"Covid-19 itu paling banyak di usia produktif. Tapi kematian yang paling banyak di masyarakat usia 60 tahun ke atas," jelasnya.
Prima mengatakan, untuk meningkatkan capaian vaksinasi terhadap lansia, pihaknya mulai menerapkan vaksinasi dengan sistem jemput bola.
Ia berharap sistem jemput bola akan mendekatkan akses pelayanan bagi lansia yang tidak bisa datang ke puskesmas.
Baca juga: Progres Vaksinasi Lansia di Kota Salatiga Capai 62,8 Persen
Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Vaksinasi Terus Berjalan
Baca juga: Konsep Vaksinasi 3 In 1 untuk Masyarakat Umum Kota Semarang
Karena kesulitan mereka biasanya harus diantar.
Kemudian beberapa lansia juga berstatus sebagai lansia terlantar.
"Karena lansia menjadi prioritas masyarakat yang harus divaksin, maka kami dekatkan akses pelayanannya," ungkapnya. (fba)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-dinkes-kota-tegal-dr-sri-primawati-indraswari-1.jpg)