Rabu, 13 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

‎189 Tenaga Kesehatan di Kudus Positif Corona, Hartopo: Nakes Jangan Terlalu Capek

Sedikitnya 189 tenaga kesehatan di Kabupaten Kudus terkonfirmasi positif Covid-19.

Tayang:
Penulis: raka f pujangga | Editor: moh anhar

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sedikitnya 189 tenaga kesehatan di Kabupaten Kudus terkonfirmasi positif Covid-19.

Satu di antaranya Wulan Ningrum, Pramusaji yang sudah bertugas selama tujuh tahun di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus meninggal dunia ‎karena terpapar corona.

Bupati Kudus, HM Hartopo ikut berbelasungkawa dan salat jenazah ‎sebelum almarhumah disemayamkan, Rabu (2/6/2021).

"Kami turut berbelasungk‎awa dan semoga jenazah diterima disisi-Nya," ujar dia, usai melakukan salat jenazah kepada tenaga kesehatan di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus.

Hartopo juga berpesan kepada tenaga kesehatan yang lainnya untuk tetap semangat, istirahat yang cukup dan tidak terlalu capek.

Kondisi kesehatan tubuh yang terlalu capek dikhawatirkan akan membuat virus corona mudah masuk.

"‎Tenaga kesehatan yang kena sudah 189 orang, meninggal satu jadi 188 orang. Kita optimalkan tenaga kesehatan yang ada agar tetap semangat, jangan terlalu capek, dan istirahat cukup," ujarnya.

Baca juga: Pengakuan Menggelikan Pelaku Si Kolor Ijo, Tidak Perlu Mantra-mantra untuk Beraksi Hanya Minum Ini

Baca juga: Telur Setengah Matang 25 Ribu, Es Teh Rp 90 Ribu, Ini Keanehan Harga Makanan di Puncak yang Viral

Baca juga: Dana Rp 9,6 Miliar Raib di Bank Sultra, Dana Mengalir ke Istri Pejabat Bank hingga Wabup Konawe

Kondisi tenaga kesehatan yang terpapar berbeda dari gejala ringan sampai gejala sedang.

Kejadian itu mengingatkan tenaga kesehatan yang lainnya untuk tetap waspada meskipun sudah menjalani vaksinasi.

"Orang yang sudah divaksin tetap bisa tertular bahkan menjadi OTG (orang tanpa gejala) yang menula‎ri lainnya," ucapnya.

Makanya, dia meminta agar tidak mengabaikan protokol kesehatan guna memutus mata rantai Covid-19.

Terutama saat makan, biasanya melepas masker dan sambil berbicara yang berpotensi terjadinya penularan.

"Saya mengingatkan jangan abai prokes," ujar dia.

Sementara itu, Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dr Abdul Aziz Achyar mengatakan sudah mengatasi seluruh tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved