Berita Kudus
189 Tenaga Kesehatan di Kudus Positif Corona, Hartopo: Nakes Jangan Terlalu Capek
Sedikitnya 189 tenaga kesehatan di Kabupaten Kudus terkonfirmasi positif Covid-19.
Penulis: raka f pujangga | Editor: moh anhar
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sedikitnya 189 tenaga kesehatan di Kabupaten Kudus terkonfirmasi positif Covid-19.
Satu di antaranya Wulan Ningrum, Pramusaji yang sudah bertugas selama tujuh tahun di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus meninggal dunia karena terpapar corona.
Bupati Kudus, HM Hartopo ikut berbelasungkawa dan salat jenazah sebelum almarhumah disemayamkan, Rabu (2/6/2021).
"Kami turut berbelasungkawa dan semoga jenazah diterima disisi-Nya," ujar dia, usai melakukan salat jenazah kepada tenaga kesehatan di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus.
Hartopo juga berpesan kepada tenaga kesehatan yang lainnya untuk tetap semangat, istirahat yang cukup dan tidak terlalu capek.
Kondisi kesehatan tubuh yang terlalu capek dikhawatirkan akan membuat virus corona mudah masuk.
"Tenaga kesehatan yang kena sudah 189 orang, meninggal satu jadi 188 orang. Kita optimalkan tenaga kesehatan yang ada agar tetap semangat, jangan terlalu capek, dan istirahat cukup," ujarnya.
Baca juga: Pengakuan Menggelikan Pelaku Si Kolor Ijo, Tidak Perlu Mantra-mantra untuk Beraksi Hanya Minum Ini
Baca juga: Telur Setengah Matang 25 Ribu, Es Teh Rp 90 Ribu, Ini Keanehan Harga Makanan di Puncak yang Viral
Baca juga: Dana Rp 9,6 Miliar Raib di Bank Sultra, Dana Mengalir ke Istri Pejabat Bank hingga Wabup Konawe
Kondisi tenaga kesehatan yang terpapar berbeda dari gejala ringan sampai gejala sedang.
Kejadian itu mengingatkan tenaga kesehatan yang lainnya untuk tetap waspada meskipun sudah menjalani vaksinasi.
"Orang yang sudah divaksin tetap bisa tertular bahkan menjadi OTG (orang tanpa gejala) yang menulari lainnya," ucapnya.
Makanya, dia meminta agar tidak mengabaikan protokol kesehatan guna memutus mata rantai Covid-19.
Terutama saat makan, biasanya melepas masker dan sambil berbicara yang berpotensi terjadinya penularan.
"Saya mengingatkan jangan abai prokes," ujar dia.
Sementara itu, Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dr Abdul Aziz Achyar mengatakan sudah mengatasi seluruh tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif.