Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Cerita Mistis Nuke Wartawan Pekalongan Ditempeli Siluman Kutorojo: Injak Tempat Makan Makhluk Halus

cerita Nuke (40) wartawan Radio KFM Kabupaten Pekalongan yang mempunyai kisah mistis dan horor ketika liputan di salah satu destinasi wisata

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi

"Di sana itu ada sepasang siluman macan suami istri. Setelah mereka marah, siluman macan masuk ke tubuh saya."

"Siluman macan singowoso yang laki-laki ikut ke tubuhnya dan nganduli di pundaknya," imbuhnya.

Akhirnya sampailah di goa putri. Goa tersebut merupakan peninggalan Belanda.

Dari cerita orang, di goa tersebut juga banyak siluman yang menghuni. Seperti, siluman macan, ular, dan siluman monyet.

"Menurut anak indigo, di goa tersebut banyak penghuninya. Tapi kalau orang awam melihatnya goa seperti biasa," katanya.

Nuke mengungkapkan, setelah selesai liputan, ia bersama teman-teman pulang.

Setelah, satu minggu ia merasakan tengkuk kepalanya sangat berat.

"Saya kira, vertigo kambuh. Saya bawa salat dan ngaji. Kalau, misalkan ada makhluk tak kasat mata ikut dibawa ibadah hilang."

"Ternyata, tidak sampai seperti itu, ketika foto-foto liputan saya bikin status di BBM. Keponakan teman saya bilang kok mukanya saya menyeramkan," ungkapnya

Berawal dari itu, ia memperlihatkan foto-fotonya ke keponakan.

"Keponakan indigo. Setelah dilihatkan, foto saya sudah seperti macan, matanya merah, bertaring dan semua seluruh tubuhnya berbulu seperti macan," ucapnya.

Hampir satu minggu, ia merasakan yang aneh dan bahkan kayak orang linglung.

Kemudian, dirinya di sarankan oleh teman wartawan untuk kepala desa setempat.

Setelah menemui ke kepala desa, dilakukan ritual.

"Kadesnya memang orang pintar dan bisa berhubungan dengan alam gaib. Kata kepala desa, untungnya untuk membersihkan siluman itu tidak terlambat. Kalau terlambat bisa berbahaya," tuturnya.

Nuke menambahkan, apabila terlambat dibersihkan sampai bulan purnama kondisinya ia bisa menjadi gila.

"Sampai purnama, apabila tidak diobati saya sudah makan daging mentah dan seperti orang gila. Kemudian, siluman macan tersebut sudah dikembalikan ke hutan."

"Berdasarkan cerita, ada kerjaan Pasundan dan tembusan ke Linggoasri," tambahnya. (Dro)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved