Liga Inggris
Conte Dikabarkan Jalin Komunikasi Serius dengan Tottenham Setelah Berpisah dengan Inter Milan
Antonio Conte hampir pasti menangani skuad Tottenham Hotspur mulai musim 2021-2022.
TRIBUNJATENG.COM - Antonio Conte hampir pasti menangani Tottenham Hotspur mulai musim 2021-2022.
Hal itu disampaikan pakar transfer kenamaan, Fabrizio Romano.
Tottenham Hotspur bergerak cepat mencari pelatih baru untuk mengarungi musim 2021-2022.
Baca juga: Seorang Pemimpin Hamas Ditangkap Pasukan Khusus Israel di Tepi Barat
Baca juga: Suami Bacok Istri di Hadapan Warga, Setiap Lelaki yang Menolong Ikut Diserang Disebut Perebut Istri
Baca juga: Sepak Terjang Amon Djobo Bupati Alor yang Marahi Staf Kemensos, Pernah Ancam Tembak Mati Anggota TNI
Baca juga: Muncul Klaster Baru dari Acara Reuni para Lansia di Manahan Solo, Dinkes Gemes
Tottenham memutuskan untuk memecat Jose Mourinho pada April lalu dikarenakan jebloknya performa tim.
Ryan Mason pun ditunjuk sebagai pelatih sementara Spurs hingga akhir kompetisi 2020-2021.
Namun, The Lilywhites tak tertarik untuk mempermanenkan Mason dan memilih untuk mencari juru taktik yang lebih berpengalaman.
Saat ini, kandidat pelatih anyar Spurs sudah mengerucut ke satu nama, yaitu Antonio Conte.
Conte sudah berpisah dengan Inter Milan pada Rabu (26/5/2021).
Padahal, Conte berhasil mempersembahkan trofi Liga Italia musim 2020-2021.
Keputusan Conte untuk bercerai dengan Inter Milan dikarenakan adanya perbedaan pandangan.
Pelatih asal Italia itu tak setuju dengan rencana I Nerazzurri yang ingin menjual beberapa pemainnya untuk mengatasi krisis keuangan akibat dari pandemi Covid-19.
Selain itu, Inter Milan juga ingin memotong gaji skuad sebesar 15 hingga 20 persen.
Menurut laporan dari Fabrizio Romano, Spurs sudah menawari Antonio Conte untuk mengisi kursi kepelatihan mereka.
Romano mengeklaim saat ini kedua belah pihak sedang melakukan obrolan serius terkait proyek tersebut.
"Tottenham Hotspur telah menghubungi Antonio Conte sebagai kandidat untuk pekerjaan Spurs, belum selesai, tetapi pembicaraan sedang berlangsung tentang proyek potensial, kontrak dan gaji," bunyi pernyataan Romano.