Breaking News:

Berita Kudus

Warga Positif Covid-19 di Kudus yang Isolasi Mandiri di Rumah akan Dipindah ke Donohudan

Warga Kudus yang positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumah akan dipindahkan isolasi ke asrama haji Donohudan Boyolali.

TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Bupati Kudus HM Hartopo 

Penulis: Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Warga Kudus yang positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumah akan diisolasi secara terpusat. Mereka akan dipindah ke asrama haji Donohudan Boyolali.

“Untuk isolasi mandiri yang di rumah segera akan dievakuasi untuk isolasi terpusat tidak boleh isolasi di rumah. Rencana kami di Donohudan,” ujar Hartopo seusai bertemu dengan Panglima TNI dan Kapolri di Command Center Pemkab Kudus, Minggu (6/6/2021).

Hartopo mengatakan, ada seribu lebih warga Kudus yang saat ini masih menjalani isolasi mandiri. Tidak semuanya akan diisolasi di Donohudan.

“Sana kapasitas ada 700-an nanti sisanya kami optimalkan di sini kan masih ada juga (tempat isolasi). Tapi terutama ditaruh di sana dulu solae fasilitas yang komplit, di sana ada dokter spesialis, dokter umum, perawat, tempatnya juga lebih enak,” kata Hartopo.

Baca juga: Cara Tambah Kontak Teman Tanpa Nomor HP di Telegram

Baca juga: Ruben Onsu Ungkap Bayaran Syuting Ivan Gunawan Lima Kali Artis Lainnya

Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri Sampai Ikut Turun ke Kudus, Beri Arahan Penanggulangan Covid-19

Baca juga: Dua Pekan Terakhir Kasus Covid-19 dI Semarang Melonjak, Kepala DKK: Didominasi Klaster Keluarga

Hartopo menargetkan evakuasi warga positif Covid-19 akan berlangsung besok. “Insya Allah mulai besok. Makanya kami percepat, kami mau rapat koordinasi dulu,” ujar dia.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, mengatakan, pihaknya membuka dua tempat isolasi. Pertama yakni di asrama haji Donohudan Boyolali dan di kampus BPSDMD Srondol Kota Semarang.

“Kapasitasnya cukup banyak yang di Donohudan sekitar 800-an yang di Srondol bisa sekitar 350-an. Hari ini sudah kami siapkan semua petugas personel untuk menerima evakuasi dari Kudus,” kata dia.

Saat ini, kata dia, asrama haji Donoduhan ditempati oleh 109 warga yang positif Covid-19 dari Solo Raya. Artinya masih mampu menampung 700-an warga positif Covid-19. Sedangkan warga Kudus yang akan dievakuasi ke sana yakni sebanyak 300-an.

“Armada (evakuasi) nanti dari TNI Polri dari Kodam dan dari Polda siap mendukung,” kata dia.

Warga positif Covid-19 yang akan dievakuasi ke Donohudan yakni mereka yang saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Itu rencana nanti yang dari rumah-rumah, jadi sebenarnya di tingkat desa juga ada tempat isolasi terpusat, lalu di tingkat kabupaten juga ada di rusunawa baru terisi sebagian tadi kata Pak Bupati. Provinsi juga. Jadi boleh di mana aja jadi tempat isolasi di desa juga boleh di kabupaten boleh tapi provinsi juga menyiapkan. Supaya cepat pergerakannya ditarik ke provinsi dulu,” kata dia.

Baca juga: Rekaman Pacul Sebut Puan Wapres hingga Ganjar 0,00 Persen, Hasto: Malah Bocor

Baca juga: Ini Video Alexandre Pato Beri Ucapan Selamat untuk Gading Marten dan Persikota Tangerang

Baca juga: Kronologi Kakak Beradik Tewas Tenggelam di Kedung Ombo, Izin Ke Ayah Main Sepeda

Baca juga: Ketahuan Satpol PP Tak Pakai Masker di Kabupaten Tegal, Ada Sanksi Push Up hingga Denda Rp 100 Ribu

Yulianto melanjutkan, sedianya isolasi di mana saja tidak ada masalah. Hanya saja mereka yang isolasi mandiri di rumah sulit untuk memenuhi standar. Sebab, isolasi mandiri harus benar-benar terpisah, termasuk dengan anggota keluarga.

Isolasi mensyaratkan terpisahnya kamar, kamar mandi, dan ruang makan. Kata Yulianto, hal itu sulit untuk diepnuhi bagi warga yang isolasi mandiri di rumah.

“Tempat isolasi itu untuk yang tanpa gejala dan gejala ringan, di mana saja sama aja. Tinggal kapasitasnya yang berbeda. Kalau di tingkat RW kapasitasnya tidak banyak kan. Kalau di tingkat desa juga tidak banyak. Kalau di provinsi juga banyak,” kata dia. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: moh anhar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved