Breaking News:

Dana Haji Triliunan Jadi Sorotan Publik, Ketua Komisi VIII DPR: Stop Kata-kata Bohong

calon jemaah haji diimbau tidak termakan isu yang menyesatkan. Mulai dari isu soal utang katering di Arab Saudi hingga mengaitkan dengan Rizieq Shihab

Editor: Vito
AFP/HANDOUT/SPA
ilustrasi - ibadah haji 2020 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Komisi VIII DPR yang antara lain membidangi masalah haji mengajak pihak yang menyebarkan isu soal dana haji untuk berdialog di forum terbuka.

Hal tersebut dimaksudkan agar tidak terjadi informasi yang menyesatkan bagi calon jemaah haji.

Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto mengatakan, belakangan ini berbagai isu dilontarkan sejumlah tokoh terkait dengan tidak adanya keberangkatan calon jemaah haji tahun ini.

"Kami di Komisi VIII (DPR) detail membicarakan haji, membentuk panja haji. Kalau persiapan dalam negeri tidak masalah, surat Saudi itu (Dubes Arab Saudi kepada Ketua DPR-Red) betul, tapi tidak bermakna," katanya, seperti dikutip Kompas.TV, Senin (7/6).

"Saudi belum beri kuota, belum cabut larangan terbang. Kondisi ini menurut komisi VIII sudah tidak mungkin. Mohon di medsos, jangan sesatkan informasi. Sudah tidak berangkat, jangan bebani yang sesat," sambungnya.

Yandri pun terang-terangan mengajak pihak yang menyebarkan isu ini, seperti Rizal Ramli dan Rocky Gerung untuk berdialog di forum terbuka.

"Tolong intelektual, ekonom, hentikan informasi menyesatkan untuk calon jemaah haji. Tidak ada gunanya. Saya siap Doktor Ramli dan Rocky Gerung. Sampai saat ini rakyat terbelah karena ini," ujarnya.

Menurut dia, langkah itu dinilai perlu dilakukan agar calon jemaah haji tidak termakan isu yang menyesatkan. Mulai dari isu soal utang katering di Arab Saudi hingga mengaitkan dengan Rizieq Shihab.

"Utang tidak ada sama sekali. Kata-kata bohong stop. Tidak benar, kita tidak punya utang pemondokan dan katering di Saudi. Itu sesat. Katanya gara-gara Habib Rizieq. Tolong jangan dikaitkan. Bikin forum terbuka, Rocky Gerung, Rizal Ramli, kita bikin itu agar tidak menyesatkan," tukasnya.

Yandri juga meminta masyarakat tak mudah percaya pada berita bohong atau hoaks yang beredar terkait penyelenggaraan ibadah haji 2021.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved