Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pasien Corona di RS KSH Pati Membludak, Tempat Tidur Habis, Transit Dulu di Bekas Parkiran Ambulans

Jumlah pasien Covid-19 di Rumah Sakit Keluarga Sehat/Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati saat ini telah melebihi kapasitas ruang isolasi.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Jumlah pasien Covid-19 di Rumah Sakit Keluarga Sehat/Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati saat ini telah melebihi kapasitas ruang isolasi.

Hal itu menyusul terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Kudus dan Kabupaten Pati sendiri.

Selain itu ada pula pasien dari kabupaten lain.

Direktur KSH Pati dr Kelvin Kurniawan mengatakan, jumlah tempat tidur yang disediakan KSH Pati untuk merawat pasien Covid-19 ialah 57.

Semuanya sudah disekat sesuai dengan standar operasional. 

Sementara, jumlah pasien Covid-19 diisolasi di KSH saat ini telah mencapai 72 orang, baik pasien terkonfirmasi maupun suspek.

“Saat ini ada 31 pasien dari Kudus, 36 pasien dari Pati, dan 4 pasien dari kabupaten lain. Artinya saat ini sudah over capacity,” kata dia, Senin (7/6/2021).

Untuk mengatasi hal ini, lanjut Kelvin, pihaknya menyiapkan tempat transit agar pasien baru tetap bisa mendapat layanan IGD.

Pihaknya pun mengubah bekas tempat parkir ambulans menjadi ruang transit pasien.

“Eks-parkiran ambulans telah kami siapkan untuk tempat transit pasien. Kami lengkapi juga dengan alat kesehatan yang lengkap, termasuk tabung oksigen beserta SDM-nya. Kami harapkan kualitas pelayanan di sana sama seperti di ruang rawat inap kami,” jelas Kelvin.

Terkait kesiapan tenaga kesehatan (nakes), Kelvin mengatakan bahwa pihaknya yelah jauh-jauh hari mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pascalebaran. 

Karena itu, pihaknya telah melakukan penyegaran kembali (me-refresh) para nakes terkait tata cara menangani pasien Covid-19, sehingga mereka selalu siap.

Namun demikian, dia tidak menampik bahwa ada juga sebagian nakes yang justru terpapar Covid-19.

Hanya saja jumlahnya tidak banyak dan setelah ditelusuri mereka tidak terpapar di tempat kerja.

“Kami juga sudah siap siaga, kudus kasusnya tinggi, sementara KSH adalah RS di Pati yang sangat dekat dengan kudus. Sehingga banyak juga pasien Covid-19 dari Kudus yang opname di sini (KSH),” terangnya.

Namun, dirinya menyapaikan bahwa ada banyak juga warga yang masih takut untuk berobat di rumah sakit.

Bahkan ada pula yang memaksa pulang ketika dalam indentivikasi kesehatan, rupanya yang tersangkutan terindikasi Covid-19.

Ditanya mengenai kendala dalam penanganan Covid-19, Kelvin menyebut bahwa lonjakan kasus akhir-akhir ini memang membuat KSH menerima pasien dari daerah lain.

Terlebih lokasi Pati berdekatan dengan Kudus.
  
"Kendala berikutnya, masih ada pasien yang bersikeras bahwa dirinya tidak terjangkit Covid-19 sekalipun hasil diagnosa mengarah ke sana. Ketika kami tunjukkan hasil pemeriksaan mengarah ke Covid-19, mereka kemudian memilih APS (pulang Atas Permintaan Sendiri) atau pulang paksa," jelas dia.

Untuk mengatasi hal ini, pihaknya bekerjasama dengan pihak-pihak lain, termasuk TNI dan kepolisian, untuk melakukan pendekatan dan edukasi pada pasien bersangkutan.

"Tujuannya agar mereka tidak APS, karena ini berbahaya sekali," tandas dia.

(*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved