Breaking News:

Berita Banyumas

Seumur Hidup Baru Sekali Diinfus, Ari Menangis karena Setelah Itu Ia Cacat Seumur Hidup, Malpraktik?

Dugaan kasus malpraktik dialami oleh seorang warga Desa Sudagaran, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas

TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Ari Santoso (70) warga Desa Sudagaran, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, pasien di rumah sakit Siaga Media Banyumas yang diamputasi lengan kirinya usai diinfus, didampingi Istri dan Ketua Peradi SAI Purwokerto, Djoko Susanto, Senin (7/6/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Dugaan kasus malpraktik dialami oleh seorang warga Desa Sudagaran, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. 

Ari Santoso (70) pasien di rumah sakit Siaga Media Banyumas itu harus diamputasi lengan kirinya usai diinfus. 

Atas dugaan malpraktik yang dialami, ia meminta bantuan dan upaya hukum melalui Peradi SAI Purwokerto. 

Berdasarkan cerita yang Ari tuturkan jika ia awalnya masuk ke rumah sakit Siaga Medika Banyumas pada Rabu (5/5/2021) lalu.

Baca juga: Kondisi Terkini Asrama Haji Donohudan Boyolali yang jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 dari Kudus 

Baca juga: Bagaimana Video Adegan Sejoli Mesra di Kebun Teh Kemuning Bisa Tersebar? Ini Kata Kepala Desa

Ia dirawat dengan keluhan sakit perut dan muntah-muntah sekira pukul 09.30 WIB. 

Sesampai di rumah sakit ia mendapat penanganan dengan dipasang infus.

"Awalnya saat diinfus tidak begitu sakit. Tetapi lama-lama sakit, cekot-cekot tangannya," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (7/6/2021). 

Ari yang merupakan buruh serabutan ini merasa sakit di tangannya semakin bertambah parah. 

"Sakitnya bertambah parah, tangan saya semakin membiru," ungkapnya. 

Iapun sempat ingin bertemu dengan dokter yang menangani. 

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved