Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Anak Tukang Jualan Poster di Alun-alun Batang Jadi Atlet Internasional Panjat Tebing

Kiromal Katibin baru-baru ini menjadi perbincangan hangat didunia olahraga panjat tebing karena berhasil menorehkan rekor dunia.

Tayang:
Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Dokumentasi pertandingan Kiromal Katibin. 

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Bahagia dan bangga tengah dirasakan Kuat Susanti karena dianugerahi anak laki-laki yang dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah dunia.

Bagaimana tidak, putra keduanya yakni Kiromal Katibin baru-baru ini menjadi perbincangan hangat didunia olahraga panjat tebing karena berhasil menorehkan rekor dunia untuk nomor speed putra dalam ajang Piala Dunia Panjat Tebing IFSC Amerika Serikat dengan catatan waktu 5,258 detik.

"Alhamdulillah saya selalu bangga tak henti-hentinya saya berdoa, agar diberi kemudahan dan kelancaran untuk Kiki (sapaan akrab Kiromal Katibin)," tutur Santi saat ditemui Tribunjateng.com, Selasa (8/6/2021).

Sambil menahan haru wanita paruh baya itu bercerita sejak kecil Kiki selalu membantunya dengan ikut berjualan berkeliling di sekitar Batang kota.

"Dari kecil tidak pernah menyusahkan bahkan saat anak-anak lainnya bermain dia memilih ikut saya membantu berjualan dan kadang dia berjualan poster di Alun-alun saat ada kliwonan,  Alhamdulillah karena dia anaknya ramah dan penyayang jadi banyak yang suka dan membantu," tuturnya.

Kesukaan Kiki terhadap panjat tebing juga berawal saat dia sering melihat lomba panjat tebing di Alun-alun saat ikut berjualan Santi.

Hingga akhirnya dia bertemu dengan Yusnita, sang pelatih yang membentuk Kiki menjadi atlet.

Sebelum menjadi atlet nasional, dia berlatih di tempat mess atlet panjat tebing Batang bersama puluhan atlet lainnya. 

Latihan setiap hari mulai pagi siang sore bahkan kadang malam hari selalu ditekuni dengan semangat hingga akhirnya membuahkan hasil sangat bagus.

"Mulai berlatih sejak usia 9 tahun, memang anaknya lincah pertama awalnya dulu berlatih sendiri lalu bertemu mba Nita dan dilatihlah Kiki hingga banyak prestasi yang sudah diraih sampai sekarang menjdi seperti ini," ujarnya.

Santi pun berharap putra keduanya itu bisa terus mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah Internasional.

"Insyaallah semoga Kiki bisa sukses terus membawa nama harum Indonesia juga tempat kelahirannya Batang di dunia internasional," imbuhnya

Di tempat berlatih dekat rumahnya, terpajang ratusan medali juga piala, baik regional, nasional dan internasional  hasil perlombaan yang diikuti Kiromal Katibin.

Pelatih Kiki, Yusnita mengatakan bakat kiki memang sudah terlihat sejak kecil bahkan dia yang paling menonjol diantara anak-anak didiknya saat itu.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved