Breaking News:

Berita Nasional

Pimpinan KPK Tidak Hadiri Panggilan Komnas HAM, Hal Ini Jadi Alasan

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mangkir dari panggilan Komisi Nasional untuk Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) hari ini.

Editor: rival al manaf
ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Komisioner Komnas HAM, M Choirul Anam (kedua kiri), memberi keterangan pada awak media usai audiensi dengan pegawai KPK yang dipecat, di Kantor Komnas HAM di Jakarta, Senin (24/5). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mangkir dari panggilan Komisi Nasional untuk Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) hari ini.

Pemanggilan tersebut dilakukan terkait adanya laporan dugaan pelanggaran HAM dalam tes wawasan kebangsaan (TWK).

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebutkan bahwa pimpinan dan sekjen KPK telah menerima surat dari Komnas HAM.

Surat tertanggal 2 Juni 2021 terkait aduan tes wawasan kebangsaan pegawai KPK.

Baca juga: Kali Ini Amanda Manopo dan Arya Saloka Kompak, Ungkap Kegeramannya tentang Tagar Ini: Tak Akan Diam

Baca juga: Ini Keunggulan Fitur Baru Telegram Video Conference Call

Baca juga: Profil dan Biodata Regina Kandou, Sepupu Naysila Mirdad Calon Pemain Baru Sinetron Ikatan Cinta

Baca juga: Apa Itu Ivermectin? Dinilai Ampuh Obati Covid, Ini Cara Kerjanya

"Tindak lanjut surat dimaksud, Senin, 7 Juni 2021 Pimpinan KPK telah berkirim surat kepada Komnas HAM untuk meminta penjelasan lebih dahulu mengenai hak asasi apa yang dilanggar pada pelaksanaan alih status pegawai KPK," kata Ali dalam keterangan tertulis, Selasa (8/6/2021).

Pimpinan KPK, kata Ali, sangat menghargai dan menghormati apa yang menjadi tugas pokok fungsi Komnas HAM sebagaimana ketentuan yang berlaku saat ini.

Akan tetapi, lanjut dia, proses peralihan status pegawai KPK merupakan perintah Undang-undang dan KPK telah melaksanakan Undang-Undang tersebut.

"Pelaksanaan TWK dilakukan oleh BKN bekerjasama dengan lembaga terkait lainnya melalui proses yang telah sesuai mekanisme sebagaimana peraturan perundang-undangan yang berlaku," ucap Ali.

Sebelumnya, Komnas HAM telah menjadwalkan pemanggilan pimpinan KPK Firli Bahuri dkk untuk dimintai keterangan perihal tes wawasan kebangsaan.

"Surat panggilan sudah kami layangkan, dan jadwalnya hari ini," kata komisioner Komnas HAM Choirul Anam kepada Kompas.com, Selasa.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved