Breaking News:

Berita Karanganyar

Launching Ruang Audio Visual Disarpus, Bupati Karanganyar: Jangan Alih Fungsi Jadi Tempat Karaoke

Selain itu ruang audio visual juga dapat dimanfaatkan untuk menonton film tokoh-tokoh inspiratif

TribunJateng.com/Agus Iswadi
Bupati Karanganyar, Juliyatmono meresmikan ruang audio visual Disarpus Karanganyar, Rabu (9/6/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono meresmikan ruang audio visual yang berada di Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus), Rabu (9/6/2021). 

Dalam kesempatan itu Yuli sapaan akrabnya mewanti-wanti supaya ruang audio visual digunakan sebagai sarana bagi masyarakat untuk belajar serta merangsang imajinasi. 

Dia menyampaikan, ruang audio visual ini salah satu sarana dan prasarana untuk menunjang kelengkapan fasilitas di Disarpus. Menurutnya, adanya ruang audio ini dapat dijadikan sebagai tempat untuk merangsang imajinasi anak-anak supaya lebih kreatif. 

"Jangan berubah fungsi menjadi karaoke. harus untuk belajar ilmu pengetahuan, menyiapkan anak-anak. Bisa saja untuk pelatihan kursus digitalisasi bagi pelaku UMKM," kata Yuli.

Selain itu ruang audio visual juga dapat dimanfaatkan untuk menonton film tokoh-tokoh inspiratif. Lanjutnya, kedepan akan ditambahkan sarana penunjang seperti genset dan video wall.

Sementara itu Kepala Disarpus Karanganyar, Sugeng Raharjo mengatakan, perencanaan pembuatan ruang audio visual sudah ada sejak 2020. Akan tetapi karena ada refocusing akhirnya dapat direalisasikan pada tahun ini. 

Pengerjaan ruang audio visual dengan nilai lelang Rp 841,8 juta tersebut telah dilakukan pada 18 Februari hingga 18 Mei 2021. Di dalam ruang audio visual tersebut terdapat sejumlah 49 tempat duduk. 

"Nanti pemanfaatan akan minta petunjuk bupati, supaya sesuai peruntukannya. Bagaimana mengemas ruang ini bisa bermanfaat," jelasnya. 

Meski telah diresmikan mulai hari ini, Sugeng belum bisa memastikan kapan ruang audio visual dibuka untuk umum. Mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi. Apabila nanti sudah dibuka untuk umum, dinas akan memberlakukan pembatasan pengunjung sebesar 50 persen dari kapasitas normal. (Ais).

Penulis: Agus Iswadi
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved