Berita Solo
Langsung Dibawa ke Donohudan, 5 Pedagang Asal Jepara Ketahuan Positif Covid-19 di Pasar Cenderamata
Sebanyak 5 orang pedagang asal Jepara di Pasar Cenderamata, Pasar Kliwon, Solo terkonfirmasi positif Covid-19.
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: moh anhar
Penulis: Muhammad Sholekan
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sebanyak 5 orang pedagang asal Jepara di Pasar Cenderamata, Pasar Kliwon, Solo terkonfirmasi positif Covid-19.
Kasus ini ditemukan setelah Satgas Penanganan Covid-19 melakukan swab antigen terhadap 55 pedagang dari luar Solo.
Kabid Pasar Dinas Perdagangan (Disda) Kota Solo Sugeng Budi Prasetyo mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan seminggu tiga kali.
Baca juga: DMI Minta Larangan Masjid di Kabupaten Semarang Gelar Salat Jumat Ditinjau Ulang
Baca juga: Semarang Zoo Tetap Buka, Ada Wahana Waterboom, Selama Pandemi Airnya Dijaga Agar Steril
Baca juga: Siswa Diusir dari Sekolah Karena Belum Bayar Uang Rp 1,7 Juta, Kepala Sekolah Tewas Ditikam Orangtua
"Tadi swab dilakukan di 2 lokasi, pertama di pasar kacamata yang ada di dekat polsek dan di Pasar Cinderamata totalnya 55. Yang positif sebanyak 5 orang," ucapnya, Kamis (10/6/2021).
Sebanyak 55 pedagang dari luar kota yang dilakukan swab antigen merupakan pedagang dari Pekalongan dan Jepara.
Sedangkan, keseluruhan pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan pedagang dari Jepara.
Pihaknya menduga para pedagang yang mengirimkan barang ke Pasar Cinderamata sudah terpapar di lokasi awal dan bukan di Solo.
"Pedagang dari luar kota yang sudah terpapar di sana, jadi terpaparnya bukan dari sini. Justru membawa dari sana dan dibawa ke sini," katanya.
Selanjutnya, 5 pedagang tersebut dibawa ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali untuk dilakukan karantina.
Sementara, terkait dengan operasional pasar, Sugeng menyampaikan temuan tersebut ke Satgas Percepatan Penanganan Covi-19 Kota Solo.
Baca juga: Chord Kunci Gitar Bedo Dalane Woro Widowati Ft Evan Loss
Baca juga: Puisi Sebelum Musim Gugur Yusri Fajar
Baca juga: Mayat Bayi Ditemukan Bersama Obat Perangsang Melahirkan dalam Tas Ransel di Selokan
"Nanti kebijaksanaan seperti apa, kami masih menunggu. Apakah nanti ada pembatasan pedagang dari luar kota atau dari wilayah zona merah kita masih menunggu," tandasnya. (*)