Berita Regional
Gadis Jambi Nekat Jual Motor Ayah untuk Bekal Minggat ke Jakarta Temui Pria Kenalan di Game Online
IN menjual sepeda motor tersebut untuk bekal berangkat ke Jakarta menemui kekasih online yang dikenalnya melalui game Free Fire.
TRIBUNJATENG.COM - Remaja perempuan berinisial IN (15) nekat menjual sepeda motor milik ayahnya.
IN menjual sepeda motor tersebut untuk bekal berangkat ke Jakarta menemui kekasih online yang dikenalnya melalui game Free Fire.
Kelakuan IN terungkap setelah petugas farmasi di Bandara Sultan Thaha Jambi, Viktor ,mendapati gadis tersebut luntang-lantung tak jelas.
Baca juga: Ivermectin, Obat yang Dipercaya Mampu Kalahkan Covid-19 akan Dibagikan di Kudus
Baca juga: Kabar Caddy Golf Cantik Rani Juliani, Dulu Bikin Heboh Indonesia Skandal dengan Ketua KPK
Baca juga: Wali Kota Tegal Luncurkan Program Pelatihan di Bidang Perhotelan
Baca juga: Jasad Bayi Ditemukan di Lahan Kosong, Diduga Hasil Hubungan Sedarah, Kakak Beradik Ini Ditangkap
Viktor mengatakan, saat itu, IN tiba di bandara pada pukul 14.00 WIB.
Saat itu, Viktor belum curiga dengan keberadaan IN.
Namun, hingga sore hari, kata Viktor, IN masih berada di bandara dan tampak seperti orang bingung.
"Terus dia ada nanya-nanya sama saya, pintu masuk dan lainnya, setelah saya jelasin dia bilang mau ikut saya kemana aja pergi," kata Viktor, Rabu (9/6/2021) siang.
Viktor mengaku terus diikuti oleh IN.
Akhirnya Viktor dan rekannya berinisiatif menanyakan tujuan pelajar tersebut.
Saat itulah, diketahui, bahwa IN akan berangkat ke Jakarta Barat, menggunakan penerbangan Citilink, untuk menemui pacarnya yang dikenal melalui game online Free Fire.
"Terus dia bilang, kalau tas yang dia bawa ada uang, dan setelah saya buka ternyata jumlahnya ada Rp 20 juta, ya saya kaget langsung," bilangnya.
Executive General Manager (GM) Bandara Sultan Thaha Jambi, Agus Supriyanto mengungkapkan, setelah mengetahui hal tersebut, pihaknya langsung membatalkan keberangkatan pelajar tersebut.
"Ya setelah kita dapat informasi, tim kita langsung melakukan Croscek dan membatalkan keberangkatan yang bersangkutan," kata Agus, Rabu sore.
Ia membenarkan, bahwa IN masih berstatus pelajar, dan berangkat dengan tujuan Jakarta Barat.
Tidak berselang lama, pihak keluarga akhirnya datang ke Bandara untuk menjemput pelajar tersebut.