Breaking News:

Penanganan Corona

Berapa Sebenarnya Jumlah Positif Covid-19 di Kudus, ini Tracing Masifnya

Meski begitu sempat turun angka konfirmasi positif, namun kemudian disusul lonjakan kasus aktif yang cukup tinggi

Tribun Jateng/ Rifqi Gozali
Sejumlah warga bersujud sebagai bentuk rasa syukur karena dinyatakan negatif setelah diswab antigen di Rusunawa Bakalan Krapyak, Selasa (8/6/2021). Mereka urung berangkat isolasi ke Asrama Haji Donohudan. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Konfirmasi kasus aktif Covid-19 di Kudus masih belum menunjukkan tren penurunan.

Meski begitu sempat turun angka konfirmasi positif, namun kemudian disusul lonjakan kasus aktif yang cukup tinggi.

"Penurunan kemarin sebesar 41 kasus aktif. Kemudian naik kembali menjadi 224 kasus, jadi memang angka ini bisa terjadi juga karena masifnya kami dalam melakukan tracing," ujar Mas'ut, Jumat (11/6/2021).

Fluktuasi kasus terkonfirmasi aktif Covid-19 yang terjadi di Kudus, kata Mas'ut, lantaran swab baik PCR maupun antigen kadang hasilnya tidak keluar sesaat setelah sampel diambil. Kadang hasil keluar hari berikutnya.

"Kemudian hasil daripada keluarnya tes Covid baik PCR atau antigen tidak keluar semua, kadang-kadang keluar hari setelahnya sehingga mungkin gitu angkanya melonjak tinggi. Faktor itu sangat berpengaruh," ujar Mas'ut.

Memang dalam memutus rantai penularan, ujar Mas'ut, pihaknya melakukan tracing masif. Sehari bisa sampai 2 ribu warga yang di-tracing karena kontak erat dengan pasien positif.

Upaya memutus rantai penularan selanjutnya yakni vaksinasi. Dalam program ini seluruh rumah sakit, maupun sejumlah perusahaan yang ada di Kudus dilibatkan.

"Kemudian pelaksanaan Jogo Tonggo dengan pola PPKM mikronya saat ini dibantu aparat TNI Polri saya kira itu juga berhasil meningkatkan kesadaran warga. Sekarang dilihat di desa-desa tidak seperti kemarin. Sekarang hampir semuanya bermasker, sekarang sudah menjadi budaya. Kami harapkan ini dilanjutkan terus. Menghindari kerumunan dan sebagainya," ujarnya.

Diketahui dari data terakhir sampai pada 10 Juni 2021 terdapat 2.170 kasus aktif di Kudus. Jumlah sebanyak itu mengalami lonjakan sebanyak 224 kasus dibanding sehari sebelumnya.

Sementara warga yang terkonfirmasi positif yang dirawat di rumah sakit sebanyak 486, dan yang isolasi mandiri di rumah sebanyak 1.117. Isolasi di Akbid Kudus sebanyak 39 orang, isolasi di Rusunawa 14 orang, dan di Donohudan 529 orang. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved