Berita Regional
Istri Bantu Suami Bunuh Rekan Kerja gara-gara Sakit Hati Jabatan Direbut
Pasangan suami istri (pasutri) membunuh seorang kontraktor berinisial HL di Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim).
TRIBUNJATENG.COM, KUTAI TIMUR - Pasangan suami istri (pasutri) membunuh seorang kontraktor berinisial HL di Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim).
Aksi sadis pasutri itu terungkap dalam rekonstruksi yang digelar polisi, Kamis (10/6/2021).
Kedua pelaku SM (38) dan MS (35) dihadirkan dan langsung memperagakan adegan demi adegan pembunuhan.
Baca juga: Inilah Sosok Pengganti Shin Tae-yong Saat Timnas Indonesia Vs UEA Besok Malam
Baca juga: Ivermectin, Obat yang Dipercaya Mampu Kalahkan Covid-19 akan Dibagikan di Kudus
Baca juga: Dosen di Semarang Ditemukan Meninggal Dunia di Halaman Rumah, Alami Luka Parah di Kepala
Baca juga: Kisah Cinta Kakak Beradik hingga Hasilkan Bayi Hubungan Sedarah, Kini Mereka Jadi Tersangka
Keduanya memperagakan sebanyak 19 adegan dalam rekonstruksi tersebut.
Dalam rekonstruksi tersebut terungkap bagaimana kedua pelaku merencanakan pembunuhan hingga mengeksekusi korban.
Tak hanya itu, dalam rekonstruksi tersebut pun terungkap bagaimana upaya pelaku penyembunyian barang milik korban.
Kapolres Kutim AKPB Welly Djatmoko melalui Kanit Reskrim Polsek Sangkulirang, AIPTU Roni Setyo Budi mengatakan rekonstruksi dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan dalam hal penyidik.
"Rekonstruksi hari ini untuk memastikan bagaimana kejadian yang sebenarnya, makanya kita hadirkan juga Jaksa Penuntut Umum (JPU) supaya jelas perkaranya bagaimana," ujarnya, Kamis (10/6/2021).
Dalam rekonstruksi tersebut terungkap bagaiman pasangan suami istri tersebut kompak berbagi peran saat membunuh korban.
Selain itu, dalam rekonstruksi tersebut terlihat bila sang istri lebih banyak melakukan kegiatan pembunuhan dibantu suaminya.
Begitu pula senjata tajam berupa pisau dapur yang digunakan untuk membunuh korban digunakan sang istri.
"Dalam pemeriksaan kami, yang merencanakan ini istri. Lantaran yang istri merasa sakit hati terhadap korban," kata Kapolres kepada tribunkaltim.co.
Selain proses pembunuhan, pelaku juga memperagakan bagaimana mengambil tas korban yang berisikan uang tunai senilai Rp 77 juta.
Uang tersebut disembunyikan suami pelaku dengan cara dikubur.
Menurut kedua pelaku seluruh reka adegan yang diperagakan telah sesuai dengan kejadian pembunuhan yang sebenarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-pembunuhan_20181101_220930.jpg)