Breaking News:

Berita Pekalongan

Miris, KN Potong Dana Bantuan Kemenag untuk TPQ dan Madin di Pekalongan, Kerugian Negara Rp 500 Juta

Dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Kemenag untuk Madin dan TPQ di Kabupaten Pekalongan disunat oleh pimpinan organisasi dengan dalih infak.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan menahan KN (56), Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Awaliyah (FKDT) sebagai tersangka kasus dugaan pemotongan

Dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dari Kementerian Agama (Kemenag) untuk Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di Kabupaten Pekalongan.

Tersangka ditangkap karena menjadi salah satu penyalur dana BOP Madin-TPQ di Kabupaten Pekalongan dan merugikan negara lebih dari Rp 500 juta.

KN saat ini ditahan di Rutan Kota Pekalongan.

Baca juga: Polisi Selidiki Truk Kena Lempar Batu di Jalan Sultan Agung, Kapolsek Gajahmungkur: Kami Selidiki

Baca juga: Inilah Sosok Asrizal H Asnawi Anggota DPRD Gugat Presiden Jokowi

Baca juga: Polsek Semarang Utara Buru Jukir Liar di Kawasan Kota Lama Semarang: Biar Wisatawan Tenang

"Tersangka akhirnya berhasil diamankan di Kabupaten Batang setelah dilakukan pencarian selama 6 hari," kata Kajari Kabupaten Pekalongan Abun Hasbullah Syambas saat menggelar press release di aula kejaksaan setempat, Senin (14/6/2021).

Pihaknya mengungkapkan, KN ditangkap karena melakukan tindak pidana korupsi pengelolaan dan penyaluran dana bantuan Covid-19 tahun 2020 yang bersumber dari Kementerian Agama RI.

Bantuan tersebut besarnya Rp 10 juta diberikan untuk setiap lembaga TPQ Madin di Kabupaten Pekalongan.

Akan tetapi FKDT memotong Rp 500 ribu dengan dalih sebagai infak.

Sedangkan di Kabupaten Pekalongan ada 497 TPQ dan Madin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved