Breaking News:

Berita Kudus

Warga Kudus yang Isolasi di Donohudan Meninggal Kena Varian Corona Delta India, Apa Ciri-cirinya?

Progresivitas penderita virus corona varian baru India Delta tidak merasakan apa-apa pada badannya. Namun kondisi itu cepat berubah.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: moh anhar
TribunSolo.com/Adi Surya Samodra
Suasana Asrama Haji Donohudan Boyolali pasca kedatangan pasien Covid-19 asal Kudus, Senin (7/6/2021). 

Penulis: Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Dua orang warga Kabupaten Kudus meninggal saat menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali.

Sebelumnya, ada satu orang yang meninggal dan sempat dilarikan ke rumah sakit di Solo.

Kemudian pada Kamis (10/6/2021) malam ada tambahan satu lagi yang meninggal merupakan warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kudus.

Sebelum meninggal, almarhum bernama Henki Jantomo (47) mengalami keluhan sesak nafas, kemudian persiapan untuk dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun sudah keburu meninggal.

Warga yang terpapar covid dan dilarikan ke tempat isolasi terpusat di Donohudan merupakan penderita ringan atau orang tanpa gejala (OTG).

Baca juga: Pemkab Jepara Siapkan Kampus Undip di Teluk Awur Sebagai Tempat Isolasi Mandiri Terpusat

Baca juga: Fakultas Psikologi USM Tambah Wawasan Mahasiswa Tentang Penulisan Artikel Ilmiah

Baca juga: Pria Sragen Pilih Minggat, Sering Sakit-sakitan Sejak Dililit Hutang, Meninggal di Kandang Ayam

Sehingga kondisi klinis penderita cenderung sama seperti orang yang tidak terpapar covid.

"Progresivitas klinis (warga isolasi) di Donohudan cepat sekali, saat dievakuasi tanpa gejala, tapi begitu dikirim, ada progresivitas bahkan hingga meninggal dunia," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, Senin (14/6/2021).

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan ciri-ciri dari virus corona varian baru India Delta.

Progresivitas yang dimaksud yakni awalnya penderita tidak merasakan apa-apa pada badannya.

Namun kondisi itu berubah menjadi penderita covid yang memiliki gejala.

Bahkan, kata dia, ada kelompok masyarakat yang tidak tergolong rentan, semisal anak muda, malah menjadi kelompok rentan hingga terjadi fatalitas.

"Ciri khas corona varian baru jadi progresif sekali secara klinis. Ada kelompok tidak rentan, bisa jadi fatal, contohnya anak muda. Anak muda tidak begitu rentan, tapi begitu terkena corona varian baru jadi meninggal, banyak yang kondisinya berat," jelasnya.

Baca juga: Kisah Acil, Hijrah Anak Punk Jadi Pembudidaya Maggot

Baca juga: Pengetatan Kembali, Mulai 1 Juli 2021 Hajatan di Banyumas Dilarang, Bagaimana yang Mau Nikah?

Baca juga: Tahun 2020, Pendapatan Pemkab Purbalingga Lebih Besar daripada Belanja

Namun demikian, lanjutnya, tidak semua penderita covid di Kudus terpapar corona Delta India.

Saat ini, Kudus menghentikan sementara pengiriman warganya yang terpapar covid ke tempat isolasi terpusat di Donohudan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved