Liga Inggris
Curhat Kai Havertz Curhat Saat Diminta Jadi Cristiano Ronaldo di Chelsea
Kai Havertz curhat bahwa dirinya langsung diminta menjadi Cristiano Ronaldo yang baru saat kali pertama tiba di Chelsea.
TRIBUNJATENG.COM - Kai Havertz curhat bahwa dirinya langsung diminta menjadi Cristiano Ronaldo yang baru saat kali pertama tiba di Chelsea.
Chelsea melakukan belanja pemain besar-besaran pada awal musim 2020-2021 lalu.
Sejumlah pemain bintang bahkan didatangkan Chelsea dengan harga mahal, termasuk Kai Havertz.
Havertz didatangkan Chelsea dari klub Bundesliga, Bayer Leverkusen, dengan mahar 80 juta euro atau sekitar Rp1,38 triliun.
Harga sebesar itu membuat Havertz menjadi pemain termahal dalam sejarah Chelsea.
Penampilan apik Havertz di Bayer Leverkusen memang membuat banyak klub kepincut.
Gelandang serang asal Jerman itu akhirnya memilih Chelsea sebagai pelabuhan karier selanjutnya.
Kedatangan Havertz ke Stamford Bridge sempat disambut gegap gempita para pendukung The Blues.
Bawa Chelsea Juara Liga Champion
Gol Kai Havertz menjadi penentu kemenangan klubnya di final Liga Champions Manchester City vs Chelsea di Estadio do Dragao, Porto, Portugal, Minggu (30/5/2021).
Penampilan Kai Havertz bersama The Blues di Liga Champions bisa disebut biasa saja.
Penyerang asal Jerman tersebut sebelumnya belum pernah mencetak satupun gol untuk Chelsea di kompetisi tertinggi antar klub Eropa.
Namun sekalinya menjebol gawang, gol Kai Havertz menjadi penentu kemenangan Chelsea.
Di laga pamungkas tersebut, Chelsea menang tipis 1-0 melawan Manchester City.
Gol semata wayang The Blues dicetak oleh Kai Havertz menit ke-42'.
Berawal dari umpan terobosan dari Mason Mount, Kai Havertz kemudian melakukan sprint yang tidak bisa dikejar oleh barisan pertahanan Man City.
Kiper Man City, Ederson Moraes, maju untuk menghalau bola.
Namun, Havertz dapat melewatinya dan menceploskan si kulit bulat ke gawang yang kosong.
Berkat pencapaiannya itu, Havertz pun begitu bahagia sampai tidak bisa berkata lebih.
Pemain berusia 21 tahun tersebut secara singkat menuturkan rasa syukurnya atas momen yang sudah dia nantikan.
"Saya tidak tahu harus berkata apa."
"Saya benar-benar tidak tahu harus berkata apa."
"Saya telah lama menantikannya," kata Kai Havertz usai laga dikutip dari BT Sport.
"Sekarang saya ingin berterima kasih kepada keluarga saya, orang tua saya, nenek dan pacar saya."
"Saya tidak tahu harus berkata apa."
"Saya telah menunggu 15 tahun untuk momen ini dan sekarang di sini (membawa timnya juara)," tuturnya menjelaskan.
Performa Kai Havertz pun dipuji oleh sang kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta.
"Dia sangat tenang."
"Tidak hanya itu. Dia berlari seperti orang gila!"
"Itulah mengapa dia pantas mendapatkannya."
"Saya datang ke sini pada tahun 2012 setelah kemenangan Liga Champions."
"Saya ingin mengulangi kesuksesan Liga Champions. Luar biasa."
"Keluarga saya ada di sini. Ini hari sangat spesial," tambahnya.
Hasil ini membuat Chelsea mengangkat trofi Si Kuping Besar untuk kedua kalinya sepanjang sejarah.
Kini, gelar Liga Champions tim asal London Barat itu sejajar dengan perolehan Benfica dan Juventus. (*)
Baca juga: HORE! Bank BUMN Sepakat Tetap Gratiskan Transaksi di ATM Link
Baca juga: Sejak Jokowi Telepon Kapolri, Ribuan Pelaku Pungli Ditangkap Polisi, Jateng Paling Banyak
Baca juga: PREVIEW EURO 2020 : Ajang Pembuktian Lorenzo Insigne di laga Italia vs Swiss
Baca juga: Ingat Kabar Agggota Polisi Asep yang Hilang Diterjang Tsunami Aceh Ditemukan? Ini Fakta Terbarunya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ekspresi-kai-havertz-tengah-dan-tammy-abraham-dalam-laga-chelsea-vs-barnsley.jpg)