Breaking News:

DPRD Tasikmalaya Teriak Minta Rizieq Shihab Dibebaskan? Kaukus Buka Suara

Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tasikmalaya membuat pernyataan yang isinya meminta aparat penegak hukum untuk membebaskan Rizieq Shihab.

Editor: Daniel Ari Purnomo
AFP/ADITYA SAPUTRA
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pada Jumat (11/6/2021) lalu, viral video di Twitter yang memperlihatkan Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tasikmalaya membuat pernyataan yang isinya meminta aparat penegak hukum untuk membebaskan eks Pimpinan FPI Rizieq Shihab.

Pernyataan ini pun mendapatkan respons yang beragam dari netizen.

Terkait hal ini, Koordinator Kaukus Masyarakat Tasikmalaya Penjaga NKRI Nanang Pujalaksana menyayangkan sikap yang disampaikan Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tasikmalaya tersebut.

Menurutnya, sikap itu menunjukkan sikap seorang warga negara yang tidak taat terhadap hukum.

"Kami dengan ini menyatakan menolak dan menyayangkan aksi aksi demonstrasi dan pemaksaan kehendak yang dilakukan oleh beberapa orang tidak bertanggung jawab, yang memaksa pimpinan dan anggota DPRD Kota Tasikmalaya untuk mengeluarkan pernyataan yang isinya meminta aparat penegak hukum untuk membebaskan Rizieq Shihab dari segala tuntutan hukum tanpa syarat, karena pernyataan semacam itu menunjukkan sikap yang tidak taat dan tidak menghormati hukum," kata Nanang dalam keterangannya, Rabu (16/6/2021).

"Sebagai warga negara dari suatu negara hukum, maka wajib hukumnya untuk menaati dan menghormati proses hukum (due process of law) serta menaati dan menghormati segala putusan hukum," sambungnya.

Nanang juga mengimbau sekaligus mengingatkan kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tasikmalaya beserta Wali Kota dan jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya agar tidak mengindahkan tekanan-temanan serupa yang mungkin terjadi di kemudian hari.

Dia menyarankan agar jajaran DPRD dan Pemkot Tasikmalaya fokus terhadap penanganan pandemi Covid-19 beserta dampak yang ditimbulkan.

"Kami dengan ini mengimbau dan mengingatkan kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Tasikmalaya, walikota dan seluruh jajaran Pemkot Tasikmalaya untuk tidak mengindahkan tekanan-tekanan serupa di kemudian hari dan lebih fokus menjalankan tupoksi masing-masing serta bahu membahu menyelesaikan persoalan warga khususnya akibat pandemi Covid 19," ujarnya.

"Menjalankan dan mengawasi prokes Covid 19 serta bersama-sama menyelesaikan krisis ekonomi akibat Covid 19," kata Nanang menambahkan.

Selain itu, Nanang menambahkan Kaukus Masyarakat Tasikmalaya Penjaga NKRI juga mengimbau dan mengajak seluruh warga Kota Tasikmalaya untuk senantiasa menjadikan kota yang tercinta ini sebagai kota yang nyaman dan aman untuk ditinggali setiap warganya dan untuk dikunjungi setiap pendatang.

"Tetap menjadi kota resik, kota yang indah, tertib, bersih dan teratur. Kota dengan warganya yang kreatif, sopan, ramah dan “someah hade ka semah”," tutur Nanang.

"Demikian pernyataan ini kami buat, untuk menunjukkan kepada semua warga bangsa Indonesia tercinta, bahwa warga Tasikmalaya adalah bagian dan pilar penting dalam menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 45," ujarnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kaukus Sayangkan Sikap DPRD Kota Tasikmalaya yang Minta Rizieq Shihab Dibebaskan

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved