Penanganan Corona
Kafe Kecil Jadi Rame Karena Nobar Euro 2020, Tak Lama Kemudian Ditutup Satpol PP
Kafe mendadak ramai saat menggelar nobar Euro 2020 dibubarkan Satpol PP. Alhasil baru ramai sebentar, kini kafe tersebut harus tutup.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kafe mendadak ramai saat menggelar nobar Euro 2020 dibubarkan Satpol PP.
Alhasil baru ramai sebentar, kini kafe tersebut harus tutup, pemilik kembali geleng-geleng kepala terancam kerugian.
Satpol PP Jakarta Barat telah menindak dua kafe di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat yang menyelenggarakan 'nonton bareng' Euro 2020 dalam sepekan terakhir.
Baca juga: Klasemen Lengkap Euro 2021, Portugal Puncaki Grup F, Jerman Merana Jadi Juru Kunci
Baca juga: Jadwal dan Link Live Streaming Euro 2021, Italia Vs Swiss, Finlandia Vs Rusia dan Turki Vs Wales
Baca juga: Seperti Ronaldo, Paul Pogba Singkirkan Minuman Beralkohol dari Meja di Sesi Jumpa Pers Euro 2020
Baca juga: Hasil Lengkap Euro 2021, Portugal Bantai Hungaria, Jerman Dipermalukan di Kandang
"Ada dua ya di Kebon Jeruk itu yang ditindak," kata Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat saat dihubungi, Rabu (16/6/2021).
Dua kafe tersebut diberi sanksi penutupan selama 1 x 24 jam.
Menurut Tamo, kegiatan nobar memicu kerumunan sehingga tak menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
"Itu kafenya kecil, tapi gara-gara ada acara itu jadi ramai memang," kata Tamo.
Kepada penikmat sepak bola, Tamo mengimbau untuk menyaksikan Piala Eropa di rumah masing-masing dan tak menyelenggarakan kegiatan nobar.
Apalagi, kasus Covid-19 di Ibu Kota tengah melonjak.
"Saya tidak melarang masyarakat buat nonton bola, silakan, tapi di rumah masing-masing. Jangan berkerumun," ungkapnya.
"Saya imbau ke masyarakat dan pengelola kafe janganlah melaksanakan nobar Euro."
"Itu bisa menjadi klaster baru, apalagi nanti kalau sudah perempat final atau final," imbuh Tamo.
Baca juga: Park Hyung Sik Kirim Kejutan untuk Park Seo Joon dan Park Bo Young di Lokasi Syuting Concrete Utopia
Baca juga: Anies Baswedan Dinilai Kehilangan Fokus Untuk Kendalikan Covid-19 di Jakarta
Baca juga: Membedakan Gejala Awal Virus Corona Asal India Varian Delta yang Banyak Menjangkiti Warga Kudus
Baca juga: Kakek Mengeluh Istrinya Jadi Linglung Setelah Dapat Suntikan Vaksin Covid-19, Ini Jawaban Dokter
Kini, pihaknya masih rutin menggelar operasi penertiban untuk menindak lokasi-lokasi yang memicu kerumunan.
Dalam sepekan, Satpol PP Jakarta Barat rata-rata menertibkan 40 kafe atau restoran yang tak menerapkan protokol kesehatan.
Sementara, sebanyak 200-an orang yang tak mengenakan masker terjaring operasi tertib masker setiap harinya.
"Kita masih pandemi, jadi warga harus tetap jaga protokol kesehatan," kata Tamo mengingatkan. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gelar Nobar Piala Eropa, Dua Kafe di Kebon Jeruk Disegel Sehari"