Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Vaksinasi Covid

Kakek Mengeluh Istrinya Jadi Linglung Setelah Dapat Suntikan Vaksin Covid-19, Ini Jawaban Dokter

Seorang kakek mengeluhkan istrinya menjadi pelupa setelah menrima vaksin Covid-19.

Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/Muhammad Sholekan 
Proses vaksinasi jemput bola yang digagas Pemerintah Kota Solo yang dilakukan di Ngarsopuro, Banjarsari, Selasa (15/6/2021) siang. 

Di depan forum, Achro menanyakan apakah kondisi yang dialami istrinya tersebut efek dari vaksin atau bukan.

dr Yuni Adriani, dokter yang mengisi forum tersebut kemudian memberikan penjelasan prihal keluhan dari Achro.

Menurut dia kasus seperti ini baru pertama kali dia ketahui.

"Saya pertama kali dengar efek samping pelupa, biasanya demam, pusing, pegal, mungkin karena kurang konsentrasi pak," kata Yuni menjawab pertanyaan Achro.

Dokter yang bertugas sebagai Paur Perwira Pemeriksaan Kesehatan Kostrad di Makostrad Jakarta itu kemudian meminta Achro untuk mengobservasi istrinya hingga beberap minggu ke depan, jika pelupanya terus muncul, bisa dikonsultasikan langsung kepada dokter.

Ditemui seusai kegiatan, Yuni mengatakan seusai vaksin memang biasanya muncul efek samping, yang paling umum adalah pegal-pegal, pusing hingga demam.

Tapi efek tersebut akan hilang dalam satu atau dua hari.

Sementara untuk keluhan yang disampaikan Achro, Yuni mengatakan kemungkinan adalah karena faktor usia karena sudah 60 tahun.

Baca juga: Nama Gubernur Jateng Masuk Capres Eksternal PKS, Ini Jawaban Ganjar Pranowo 

Baca juga: Harga Emas Antam di Semarang Hari ini Rabu 16 Juni 2021 Turun Rp 3.000, Ini Daftar Lengkapnya

Baca juga: Inti Bumi Tumbuh Miring, Inti Bumi di Bawah Indonesia Kehilangan Panas Lebih Cepat, Apa Dampaknya?

Baca juga: Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Kota Semarang Hari Ini Rabu 16 Juni 2021 Buka di 2 Lokasi

"Sekarang kita lihat juga dari faktor usia bagaimana, saya tanya 60 tahun, sudah usia lanjut, bisa jadi faktor resiko juga jadi pelupa, jadi karena kebetulan sudah divaksin jadi orang itu mengaitkan efek damping," kata Yuni.

Yuni mengatakan, vaksin untuk lansia saat ini sebetulnya aman karena sudah teruji secara klinis.

Asal calon penerima vaksin dalam kondisi sehat.

"Misalnya untuk yang punya riwayat darah tinggi, harus dalam kondisi normal, tekanannya kurang dari 140/90," itu yang disarankan," kata dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Kakek Achro: Usai Divaksin Istri Sakit Kepala, lalu Jadi Pelupa"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved