Breaking News:

Berita Semarang

Satpol PP Kota Semarang Akan Gelar Operasi Yustisi Dua Kali Dalam Sepekan

Melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Semarang ditanggapi oleh Pemkot Semarang. Hendrar Prihadi, memberi instruksi.

Penulis: budi susanto | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Budi Susanto
Kasatpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, saat ditemui Tribunjateng.com di Kawasan Simpang Lima Semarang, Minggu (13/6/2021) dini hari. 

Penulis : Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Semarang ditanggapi oleh Pemkot Semarang.

Bahkan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, memberi instruksi ke jajarannya untuk melakukan penertiban pada tempat yang berpotensi terjadi kerumunan.

Hal itu di tindak lanjuti oleh Satpol PP Kota Semarang, dengan menggelar operasi yustisi di beberap titik.

Baca juga: Cetak 2 Gol Saat Portugal Bantai Hungaria di Euro 2020, Ronaldo Top Skor Piala Eropa Sepanjang Masa

Baca juga: Pengakuan Puji Warga Sekitar Tempat Isolasi Covid-19 di Kota Semarang, Mobil Ambulans Penuhi Jalan

Baca juga: Video Damkar Kota Semarang Akan Semprotkan Disinfektan di Tiap Kecamatan

Bahkan operasi yustisi yang dilakukan akan diperketat dengan jadwal lebih intensif dari beberapa biasanya.

Ditegaskan Kasatpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, kasus positif Covid-19 di angka 1.300 lebih.

“Untuk itu kami akan gelar operasi yustisi bersama petugas gabungan dua kali dalam sepakan,” Rabu (16/6/2021).

Dilanjut akannya jam operasional tempat hiburan dan kuliner juga dipangkas yang biasa pukul 23.00 WIB menjadi 22.00 WIB.

Baca juga: Kisah Rifka dan Iwan Berjodoh dan Menikah Berkat Game Online Free Fire

Baca juga: Elektabilitas Airlangga Hartarto Naik, M Iqbal Golkar: Berkat Kerja Beliau dalam Penanganan Covid

Baca juga: Wanita Pencuri HP di Solo Terekam CCTV, Pelat Nomor Motor AD 3752 XV

“PPKM berjalan luar biasa, petugas baik TNI Polri dan lainnya juga bekerja luar biasa, namun kesadaran masyarakat sangat kurang,” tuturnya.

Fajar menjelaskan, kasus Covid-19 di Kota Semarang tinggi karena kurangnya kesadaran terkait protokol kesehatan.

“Kami mohon masyarakat, pengusaha lebih menaati protokol kesehatan demi kebaikan bersama. Walikota, TNI Polri dan para relawan tidak akan bisa menekan angka Covid-19 tanpa adanya kesadaran dari masyarakat,” tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved