Berita Video
Video Komitmen Kemanusiaan Petugas Keamanan Tempat Isolasi Mandiri di Tegal
Menjadi petugas keamanan yang menjaga gedung isolasi mandiri pasien Covid-19 bukanlah tugas mudah.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: abduh imanulhaq
Sif pertama pukul 07.00 sampai 15.00, kedua pukul 15.00 sampai 23.00, dan sif terakhir pukul 23.00 sampai 07.00 WIB.
Ia mengatakan, tugasnya adalah mengawasi pasien agar tidak keluar dari area yang telah ditentukan. Termasuk juga menyampaikan titipan dari keluarga pasien.
Menurut Kusnali, ia tidak pernah menemukan pasien yang melakukan hal-hal aneh selama menjaga.
Hanya saja terkadang ada pasien bandel yang masih di usia anak-anak.
"Mungkin pasien yang anak-anak ya. Mereka inginnya cepat pulang. Jadi harus benar-benar diawasi agar tidak kemana-mana," ujarnya.
Kusnali mengatakan, ia setiap hari menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Karena ia tidak ingin keluarganya di rumah justru menjadi korban atas kelalaiannya.
Ia bahkan sengaja meninggalkan seragam tugasnya di kantor.
Kemudian sesampai di rumah tidak langsung bertemu keluarga, melainkan mandi dan membersihkan diri terlebih dahulu.
"Kami setiap pagi juga selalu minum vitamin. Kemudian juga sering berkonsultasi dengan dokter yang bertugas apabila merasakan sesuatu," jelasnya.
Penerapan protokol kesehatan yang ketat juga selalu diterapkan oleh Slamet, petugas keamanan asal Kelurahan Kraton, Kota Tegal.
Ia tidak mau lalai dan teledor untuk protokol kesehatan. Karena ia sendiri memiliki anak yang masih balita di rumah.
"Alhamdulillah saya punya balita tetap sehat. Di rumah, saya tetap terapkan protokol kesehatan. Tetap jaga jarak," ungkapnya. (*)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :