Berita Video
Video Komitmen Kemanusiaan Petugas Keamanan Tempat Isolasi Mandiri di Tegal
Menjadi petugas keamanan yang menjaga gedung isolasi mandiri pasien Covid-19 bukanlah tugas mudah.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Berikut ini video komitmen kemanusiaan petugas keamanan tempat isolasi mandiri di Tegal.
Menjadi petugas keamanan yang menjaga gedung isolasi mandiri pasien terkonfirmasi Covid-19 bukanlah tugas mudah.
Kekhawatiran dan rasa takut membayang-bayangi setiap hari.
Mereka harus menjaga diri agar terhindar dari virus yang telah melanda Indonesia selama dua tahun lebih. Termasuk menjaga keluarga mereka agar tetap sehat.
Kisah itu dialami oleh Kusnali (46) dan Slamet (49), petugas keamanan di tempat isolasi mandiri terpusat Rusunawa Tegalsari, Kota Tegal.
Tiap harinya resiko terpapar Covid-19 sangat tinggi bagi mereka. Terlebih pada saat ini, terjadi peningkatan pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri.
Tercatat ada sebanyak 55 pasien terkonfirmasi Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Rusunawa Tegalsari.
Keduanya pun sejak awal bertugas belum pernah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.
"Sehat. Alhamdulillah sampai hari ini belum pernah terpapar. Kelurga di rumah juga sehat," kata Kusnali, warga Kelurahan Kraton, kepada tribunjateng.com, Jumat (18/6/2021).
Kusnali bercerita, ia bersama lima petugas keamanan lainnya bertugas menjaga tempat isolasi mandiri terpusat di akhir tahun 2020.
Sejak rusunawa baru di Tegalsari difungsikan untuk tempat isolasi pasien Covid-19.
Ia semula merasa takut, khawatir akan terpapar. Namun lambat laun muncul tekad untuk rasa kemanusiaan.
Harapannya agar semua masyarakat yang terkonfirmasi dapat terpantau hingga dinyatakan sembuh dan sehat.
"Awalnya takut. Tapi kami ingin semuanya sehat. Jadi itu tekad kemanusiaan kami, biar pasien cepat sembuh," ungkapnya.
Kusnali mengatakan, ada tiga sif jaga di tempat isolasi mandiri Rusunawa Tegalsari.