Berita Viral
Kapolri Sepakat Bongkar Jalur Sepeda yang Dibangun Anies Baswedan, Annisa Pohan Geram
Politikus Demokrat, Annisa Pohan geram dengan siakp Kapolri yang menyepakati jalur sepeda Jalan Sudirman-Thamrin dibongkar.
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Politikus Demokrat, Annisa Pohan geram dengan siakp Kapolri yang menyepakati jalur sepeda Jalan Sudirman-Thamrin dibongkar.
Annisa Pohan mengaku selama ini ia mengapresiasi adanya jalur sepeda karena tidak menganggu pengendara lain.
"Saya sebagai warga Jakarta & pengguna sepeda, mendukung adanya jalur sepeda, krn dg adanya jalur khusus, malah tidak mengganggu kendaraan bermotor, tidak seperti sebelumnya," tulis @AnnisaPohan.
Setelah itu, Annisa Pohan mempertanyakan alasan Kapolri menyepakati pembingkaran itu.
Baca juga: Peruntungan Shio Besok Minggu 20 Juni 2021
Baca juga: Rektor Prof Dr Imam Taufiq Lepas Kontingen UIN Walisongo Berkompetisi di IPPBMM 2021
Baca juga: Seorang Wartawan Ditemukan Tewas di Mobil, Bertemu Pengusaha Sebelum Ditembak Mati
Baca juga: Mengenal Mastiff Tibet Anjing Tergalak di Dunia, Sering Artikan Teriakan Anak Kecil Sebagai Serangan
Menurutnya, adanya jalur sepeda menunjukkan sebuah kota maju.
Ia bahkan merasa jengkel seolah-olah tidak ada urusan yang lebih penting dari pembongkaran jalur sepeda.
"Sebuah kota mau maju kok dihalangi-halangi, kayak ga ada urusan lain yang lebih penting yang harus diurus," tulisnya.
Selain itu, Annisa Pohan juga mempertanyakan kenapa tiba-tiba jalur sepeda di DKI Jakarta dibongkar.
"Mungkin ada kepentingan pribadi? mau bebas naik sepeda di tengah jalan dan dg kecepatan tinggi tanpa harus tertib masuk ke jalur sepeda yg harus antri dan lebih mengurangi kecepatan? ada apa sih ini sebenarnya? kok tiba-tiba jalur sepeda mau dibongkar?," tambahnya.
Diketahui, Ahmad Sahroni, anggota DPR dari Fraksi NasDem mengusulkan pembongkaran jalur khusus sepeda di kawasan Sudirman-Thamrin Jakarta.
Usul pembongkaran jalur khusus sepeda kawasan Sudirman-Thamrin itu disampaikan oleh Ahmad Sahroni saat rapat kerja Komisi III dengan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Rabu (16/6/2021).
"Mohon kiranya pak Kapolri evaluasi tentang jalur permanen peseda di Jalan Sudirman-Thamrin."
"Jangan sampai ada isu diskriminasi baik sepeda road bike atau sepeda seli. Sampai terjadi kemarin ada memecah belah perkataan yang tidak pantas disampaikan oleh komunitas," ucap Sahroni dalam rapat yang disiarkan secara langsung di YouTube DPR RI.
Menurut Sahroni, keberadaan jalur khusus sepeda itu menimbulkan diskriminasi karena hanya dipakai selama dua jam, sementara lokasinya berada di jalan umum.
"Sayang disayang bahwa ini adalah jalan umum, yang para pesepeda pada saat sekarang hanya makan waktu 2 jam. 22 jam dipakai pengguna lain."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/annisa-pohan_20170228_124818.jpg)