Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Wonosobo

Kreatif, Pemuda Patakbanteng Dieng Sulap Sampah Plastik Jadi BBM

Sampah sampai menumpuk di Sungai Serayu hingga mengganggu usaha pertanian warga karena air tercemar. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Pengolahan sampah jadi BBM di KPSM Desa Patakbanteng, Wonosobo. 

TRIBUNJATENG. COM, WONOSOBO - Sampah plastik masih menjadi masalah serius bagi lingkungan.

Ini pula yang sempat dirasakan warga Desa Patakbanteng, Kecamatan Kejajar, Wonosobo

Terlebih Desa itu merupakan kawasan wisata pendakian Gunung Prau.

Baca juga: Virus Corona Varian Delta Ngamuk di Indonesia, 2 Vaksin Ini Dilaporkan Ampuh Mengatasinya

Baca juga: Awalnya Dilarang Teddy untuk Dibuka, Rizky Febian Kaget Melihat Isi Gentong Peninggalan Lina

Baca juga: 6 Provinsi yang Teridentifikasi Penularan Varian Delta, Jawa Tengah Jumlah Kasus Tertinggi

Baca juga: 6 Oknum Anggota TNI AL Aniaya Warga di Wisma Atlet Hingga Tewas, Mayat Disembunyikan

Selain sampah rumah tangga, sampah dari kegiatan pariwisata pun cukup menganggu. 

Sampah sampai menumpuk di Sungai Serayu hingga mengganggu usaha pertanian warga karena air tercemar. 

Tapi itu cerita dulu.

Tepatnya, sebelum warga membangun tempat pengolahan sampah sementara yang dikelola kelompok pemuda

Kini, tiap hari, beberapa pemuda berbagi tugas untuk mengambil sampah rumah tangga untuk dibawa ke tempat penampungan sementara.

Di sana, sudah ada beberapa pemuda lain yang menunggu untuk memilah sampah masyarakat. 

Sampah yang bernilai jual dipisahkan lalu dijual ke pengepul untuk menutup operasional pengelola. 

"Oleh warga, sampah dimasukkan kantong dan diletakkan di depan rumah.

Nanti ada yang mengambil, " kata Dani Setiawan, Ketua Kelompok Pengelola Sampah Mandiri (KPSM) Tunggul Wulung Desa Patakbanteng, Sabtu (19/6/2021) 

Tetapi ada yang menarik di luar kegiatan itu. 

Pengelola ternyata punya target, sebisa mungkin pengolahan sampah berakhir  di tempat mereka. 

Karena itu, mereka berusaha berinovasi untuk mengolah sampah menjadi barang bernilai guna. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved