Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Bupati Dian Kristiandi Ambil Langkah Cepat Tangani Lonjakan Kasus Positif Covid

Bupati Kabupaten Jepara Dian Kristiandi bersama forkopimda mengambil langkah-langkah strategis menangani pandemi ini.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: iswidodo
tribunjateng/m yunan setiawan
Bupati Jepara Dian Kristiandi ambil langkah cepat siapkan beberapa tempat isolasi tambahan 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Kabupaten Jepara baru baru ini termasuk kategori zona merah karena angka kasus positif Covid-19 melonjak drastis. Bupati Kabupaten Jepara Dian Kristiandi bersama forkopimda mengambil langkah-langkah strategis menangani pandemi ini. Berikut ini petikan wawancara wartawan Tribun Jateng M Yunan Setiawan dengan Bupati Jepara yang biasa disapa Mas Andi.
Apa persiapan pemerintah menangani lonjakan kasus positif Covid-19 ini?
Saat ini kami sudah menyiapkan tempat isolasi mandiri terpusat. Di kampus Undip di Teluk Awur ini ada 116 bed dari 58 kamar. Bumi Perkemahan di Kecamatan Pakis Haji dengan kapasitas 16 tempat tidur. Lalu di Benteng Portugis di Kecamaran Donorojo ada empat kamar tidur. Di BLK Pecangaan juga ada 48 tempat tidur.
Bagaimana upaya menekan laju angka positif?
Pemda telah memberlakukan memperpanjang PPKM selama 14 hari, berlaku 14 Juni hingga 28 Juni 2021. Karena situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 yang terus meningkat, maka diputuskan objek wisata kami tutup selama 14 hari ke depan. Semua pelaku usaha kuliner diminta untuk melayani pembelinya hanya take away atau pesan langsung dibawa pulang. Tidak boleh makan di tempat.
Pemerintah Kanupaten Jepara tidak memperkenankan kegiatan hajatan, resepsi, dan pengajian orang meninggal yang mendatangkan kerumunan. Semua kebijakan ini untuk menyelamatkan masyarakat Jepara agar tidak terkena Covid-19.
Ada rencana penyekatan di perbatasan Kudus?
Saat ini yang lebih diupayakan tindakan preventif, yakni dengan gencar menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat. Sebab untuk melakukan penyekatan dibutuhkan banyak personel, dan rentan terjadi kerumunan baru.
Kondisi IGD di RSU Kartini penuh, bagaimana Bupati menangani ini?
Teman-teman nakes sudah capek semua. Kita harus kasih semangat mereka. Kondisi teman-teman nakes juga ada yang terkonfirmasi sehingga mereka harus kerja esktra. Kemarin nakes yang kita siapkan di Undip Teluk Awur akan suporot di IGD RSU RA Kartini
Saya minta screening tidak di luar. Rencana ini ada ruangan yang disiapkan. Sementara pasien yang diluar masukkan dulu ke sana sambil nunggu hasil screeningnya. Kalau hasilnya positif, sudah tinggal di situ karena ruangan situ masih steril. Daripada menunggu di luar mending menunggu di dalam.
Ada berapa nakes Jepara terpapar corona?
Sekitar 130an nakes. Semoga semua cepat pulih sehat.
Bagaimana mengatasi kekurangan nakes Pak?
Kita melakukan rekrutmen dengan teman-teman lulusan perawat yang sedang cari pekerjaan. Kita minta bantu mereka menjadi relawan. Mereka akan menjadi tenaga tambahan dalam menangani Covid-19. (yun).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved