Breaking News:

Seminar Online

Gempar, Seminar Road to Jannah Klinik Riba Dipenuhi Pengusaha

Jangan melihat hasilnya sekarang ya, saya dulu hanya bermodalkan dua juta seratus lima puluh ribu rupiah, saat memulai buka bisnis in

Editor: abduh imanulhaq
IST
Pengusaha peserta seminar Road to Jannah LPKSM Al Bayan Madani di Hotel 88 Bekasi 

TRIBUNJATENG.COM, BEKASI - Acara seminar Road to Jannah yang diselenggarakan LPKSM Al Bayan Madani yang berlangsung Sabtu-Ahad (19-20/6) siang berlangsung gegap gempita.

Selain jumlah peserta yang membeludak hingga full booked, juga para nara sumbernya sangat berkualitas, mereka benar benar memukau peserta.

Sesaat sebelum acara dibuka saja, Sabtu pagi, lima puluh peserta sudah hadir memenuhi lobby Hotel 88 Kota Bekasi, tempat acara ini digelar.

Lembaga semacam ini di era pandemi seperti saat sekarang ini memang tumbuh berkembang di berbagai kota di Indonesia.

Hanya tidak semua memiliki legalitas hukum seperti LPKSM Al Bayan Madani.

Keberadaannya juga peran sertanya dalam membantu menjembatani masalah hutang piutang antara para pengusaha dan lembaga lembaga perbankan di Indonesia sangat dibutuhkan.

Namun akibat pandemi ini juga, beberapa lembaga seperti ini masih vakum kegiatannya akibat pembatasan sosial.

Namun, setelah resmi berbadan hukum, LPKSM Al Bayan Madani bekerjasama dengan lembaga hukum Law Firm Al Bayan Madani & Rekan terus mendampingi proses hukum anggotanya yang terdiri dari para pengusaha dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Acara Road to Jannah ini bagian dari pembinaan, kami buka untuk masyarakat yang ingin Hijrah dari jeratan Hutang Riba, dan membantu bisnis mereka para pengusaha, agar bangkit kembali menjalankan bisnisnya. Kami menghadirkan nara sumber para praktisi perbankan dan para praktisi eunterpreuneurship yang telah mendampingi banyak perusahaan yang berkembang pesat di indonesia,” kata Baharudin Salim, SE Wakil Ketua LPKSM dalam sambutan pembukaannya.

“LPKSM Al Bayan Madani adalah salah satu lembaga sosial yang konsen di bidang dakwah dan membantu para pengusaha yang ingin Hijrah dari Hutang dan Riba. Sudah memiliki legalitas hukum sesuai Akte Notaris No 202 tahun 2021 terdaftar di Kementerian Hukum dan Ham Republik Indonesia,” papar Candra Iman Santosa, Dewan Pengawas LPKSM pada sesi pengenalan lembaga.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved