Breaking News:

Berita Semarang

Tekan Penyebaran Virus Corona, Pemkab Semarang Gelar Vaksinasi Massal

Untuk menekan penyebaran virus Corona (Covid-19) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menggelar vaksinasi massal untuk masyarakat secara gratis yang

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di GOR Pandanaran Wujil, Minggu (20/6/2021).  

Penulis: M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Untuk menekan penyebaran virus Corona (Covid-19) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menggelar vaksinasi massal untuk masyarakat secara gratis yang dipusatkan di GOR Pandanaran Wujil dan Aula Kecamatan Tengaran, Minggu (20/6/2021).

Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha mengatakan kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Semarang dalam kurun waktu terakhir mengalami kenaikan cukup tajam. Hal itu, membuat sejumlah ruang isolasi khusus, baik di rumah sakit maupun isolasi terpusat, dan ICU penuh.

“Oleh hal itu, kami berencana menambah ruang isolasi pasien Covid-19 baik di rumah sakit maupun tempat lain. Yang kemarin di gedung BPSDMD sudah ada sekira 200 tempat tidur dan sudah terisi 130 orang pasien,” terangnya kepada Tribunjateng.com, saat meninjau vaksinasi massal di GOR Pandanaran Wujil, Minggu (20/6/2021).

Menurut Ngesti, saat ini tingkat keterisian Bed Occupancy Rate (BOR) atau tempat tidur di rumah sakit rata-rata diangka 90 persen. Karenanya lanjut dia, Pemkab Semarang terus berupaya menambah ruang isolasi khusus pasien Covid-19.

Ia menambahkan, saat ini tempat lain yang sedang dipersiapkan untuk menjadi ruang isolasi antara lain gedung Himpaudi dengan ketersediaan tempat tidur sebanyak 80 bed dan gedung LPMP Ungaran terdapat sekira 200 bed.

“Kita berharap Covid ini semakin turun dan masyarakat senantiasa mematuhi protokol kesehatan,” katanya

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo menyatakan vaksinasi massal yang berlangsung sebelumnya telah dilakukan pendataan oleh personil Bhabinkamtibmas dengan sasaran tenaga pendidik, pelayan publik, dan kategori warga lanjut usia (lansia).

Dia mengaku pelaksanaan vaksinasi yang dirangkai dengan peringatan HUT ke 75 Bhayangkara itu menyediakan sebanyak  3.500 dosis dan akan dilakukan sampai 26 Juni 2021 mendatang.

“Pada setiap kecamatan ada yang mendata siapa yang menjadi sasaran, mulai lansia, tenaga pendidik, dan pelayanan publik. Dosis pertama ini ada kurang lebih 3.500 sasaran, sedangkan nanti untuk penyuntikan dosis ke dua melalui Puskesmas masing-masing,” ujarnya (ris)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved